Paolo Maldini Quotes

We've searched our database for all the quotes and captions related to Paolo Maldini. Here they are! All 1 of them:

Engkau adalah penggemar matematika dan aku adalah pecinta biologi. Kau menyandarkan hidupmu semata mata pada logika sedang aku lebih suka bermain fakta dan persepsi. Sebab menurutku, kita tidak dapat memastikan segala sesuatu hanya dari sebuah gejala atau fenomena belaka. Sementara, kau memainkan angka angka itu lebih sebagai bagian dari realitas keseharianmu. Namun sesungguhnya kita hampir memiliki begitu banyak persamaan sebagai seorang Pareidolia, meskipun mungkin saling bertolak belakang. Kau seorang kolektor tanaman langka dan aku pecinta kaktus yang unik. Pong Kdor Moha Tep adalah tanaman karnivora dari Kamboja yang jadi favoritku. Loofah adalah tanaman sayur dari Vietnam yang jadi kegemaranmu. Kita saling berbagi kesukaan sebagai pengumpul aneka jenis tanaman yang menarik dan eksotis. Kau beri aku kaktus Echinopsis Lageniformis Monstrose dan jamur mabuk Psilocybe Cubensis yang kutukar dengan sepasang kaktus Myrtillocactus Geometrizans dan bunga parasit Hydnora Africana yang aku peroleh dari daerah pesisir barat Namibia. Itu adalah sebuah pemberian yang katamu adalah hadiah terbaik yang pernah kau terima dariku. Sebab aku terbiasa membaca isyarat lewat gambar atau penampakan. Sebagaimana aku sering melihat dirimu menjelma sebagai Rorschach. Sudah berpuluh kali kulihat engkau muncul begitu rupa di antara mega mega, atau di antara kerlip bintang di malam hari. Bayangan wajahmu mengeras di permukaan bulan, timbul tenggelam di antara bebatuan di sungai atau serupa tetesan tinta di atas kertas putih. Entah sudah berapa kali kudengar pesan yang menyerupai suaramu nyelonong begitu saja di radio atau di dalam dialog sebuah film yang kutonton di televisi. Namun kita tetap saja saling membenci dan menyukai dengan cara kita masing masing. Sebagaimana logika bengkokmu memberikan alasan alasan delusional yang tak masuk akal; yang seakan mengharuskan dirimu menanam kaktus yang menyerupai penis itu di dalam sanctuary-ku. Dan sebagaimana balasan yang aku sampaikan dalam bahasa nenek moyang Paolo Maldini; aku bukanlah truffatore atau imbroglione. Seorang penyemu yang dengan mudah termakan oleh tipu daya dan muslihatmu.  
Titon Rahmawan