Hiasan Quotes

We've searched our database for all the quotes and captions related to Hiasan. Here they are! All 12 of them:

β€œ
Kuburan dengan hiasan dan sesaji seperti itu adalah tempat mayat seseorang yang rohnya menjadi tempat Pamali turun dikala masa hidupnya, dan sampai orang itu mati roh tersebut masih sering datang.
”
”
Pramoedya Ananta Toer (Perawan Dalam Cengkeraman Militer)
β€œ
Kurnia Tuhan yang paling nikmat ialah merayapi semua persoalan hidup, dan mengumpulkan segala bunga-bunga hiasannya di sepanjang tepi jalan. Kalau kau tak berjaya berbuat demikian, kau telah menyia-nyiakan kesempatanmu datang kedunia yang hanya satu kali. Tetapi semua ini hendaknya di lakukan penuh kejujuran dan kechintaan, karena bunga-bunga hiasan hidup hanya berguna kalau di taruh dalam kandil chinta.
”
”
Arena Wati (Jalan Malam ke Ibu Kota)
β€œ
Aku nggak pernah tau berapa banyak sesungguhnya jumlah bintang yang menghiasi langit... Hingga terangnya masih belum mampu mengalahkan satu matahari pagi Aku nggak pernah mampu menghitung berapa banyaknya tetes hujan yang jatuh tapi hal itu nggak mampu menghapus harapanku melihat tujuh warna pelangi setelah hujan itu berhenti... Aku nggak Pernah tahu... Bagaimana mungkin satu hati yang kamu miliki mampu menciptakan jutaan tawa dalam hidupku... Sekaligus menghentikan jutaan tangis dan menghapus rapuhku.... Dan bagiku, satu kali kehilanganmu mampu meninggalkan bekas luka yang nggak akan hilang seumur hidupku... Jika malam ini bintang nggak lagi bersinar buatku atau esok pagi nafas ini nggak lagi mampu kuhembus tapi aku tahu, hati ini punya ruang abadi yang akan selalu menyimpannya Bintang, Matahari, Hujan dan Pelangi Cuma sekedar hiasan langit dibanding arti kamu dalam hidupku
”
”
LoveinParisSeason2
β€œ
Yah, aku tidak memiliki gaya, memang, aku sendiri tahu aku tidak memiliki gaya, sialan; itulah justru sebabnya aku tidak sukses dalam pekerjaanku, dan inilah aku bahkan menulis surat padamu, sayangku, sebagaimana adanya, tanpa hiasan-hiasan dan menuruti apa yang terbetik dalam hatiku .... Aku tahu semua ini; tetapi jika semua orang mulai mengarang, maka siapa yang akan menyalin? Itulah pertanyaan yang aku ajukan, dan aku minta kamu menjawabnya sayangku.
”
”
Fyodor Dostoevsky (Poor Folk)
β€œ
Jkt 20/12/2012 Bulan ini bulan desember,spt juga desember thn2 sebelumnya pada bulan ini umat kristiani mempunyai hari besar semacam tradisi tahunan yaitu yg di sebut "Natal" atau Natale (italia) atau Christmas,dan sebagai penganut kirstiani sejak lahir saya selalu menikmati bulan2 desember spt ini tiap tiap tahunnya,saya selalu menikmatinya didalam hati saya,apalagi saat saya masih kanak kanak dulu,karena natal identik dengan hadiah untuk anak2,desember adalah menjadi bulan yg paling saya tunggu2 karena pada bulan itu akan ada sebuah kado yang menunggu saya pd bulan itu,akan ada gemerlap cahaya lampu pohon dan hiasan hiasan natal lainnya,saya akan memakai baju baru juga saya akan tampil dipanggung gereja memainkan fragmen dan drama natal bersama anak2 lainnya yang juga memakai baju baru yg menambah kesan natal semakin saya tunggu, Saya lahir di Indonesia saya tinggal di Indonesia saya bersekolah di Indonesia,negara yg mempunyai beragam agama yg mana agama2 itupun mempunyai Hari besar nya masing2,sejak masih kanak2 saya selalu terharu ketika melihat org lain berdoa entah dengan memakai tata cara agama apa mereka berdoa yg jelas saya selalu merasa ada suatu hal yg berbeda dlm hati saya ketika melihat org berdoa itu,saya bersahabat dgn beberapa teman saya orang2 keturunan yg beragama Budha,sy juga punya beberapa sahabat org Bali dan keturunan India yg beragama Hindu,walaupun jumlah mereka tidak sebanyak sahabat2 saya dari kaum Muslim,Muslim adalah mayoritas di negri ini otomatis muslimlah yg hampir 90% dari mereka setiap harinya berinteraksi dengan saya, lebih dalam lagi saya pun mempunyai banyak family sedarah dari kakek saya yg beragama muslim,tidak heran kalau sy pun menikmati hari raya Idul fitri,dan tidak jauh berbeda dengan natal momen Lebaran adalah menjadi hari yg saya tunggu2 juga, karena setiap tahunnya saya akan berkumpul dgn sanak family dan kerabat merasakan ketupat lebaran dan opor ayamnya juga saya bisa meminta maaf dan bersalaman dengan orang yg pernah bertengkar dengan saya dengan ucapan minal aidin walfaidzin,luar biasa hubungan batin saya dengan muslim sepertinya suatu hal yg tidak bisa terpisahkan,tetapi diluar daripada itu semua terjadi dilema dalam hidup saya ketika saya menyaksikan hal2 lain yg "mengusik mesranya hubungan saya dengan muslim,di saat yg sama berita di media masa sebegitu hebatnya memberitakan hal yang menumbuhkan opini2 perpecahan yang semakin hari semakin jauh dari kata "damai" dimana pandangan yg berbeda tentang Tuhan adalah menjadi alasan untuk pendidikan perang! sehingga seolah olah memaksa manusia siaga satu dan siap untuk membenci saat ada kaum yg berbeda dengan mereka,saya muak dengan ini, Keperdulian saya dgn keharmonisan keduanya Membuat saya tertarik utk "mencari tau tentang isi dari kedua agama ini,dgn hati yg bertanya tanya ada apa sebenarnya yg terjadi di dalamnya?,dengan segala keterbatasan saya bertahun tahun saya mencoba mencari titik temu antara perbedaan dan persamaan antara kristen dan islam,rasa ingin tau saya yg membuat saya sedikit demi sedikit menggali keduanya mulai dari sisi sejarah,segi terminologi,sisi tafsir2 atau doktrin (aqidah) nya,dgn mencari sumber2 yg akurat atau dengan cara bertanya,berdiskusi dll,sy tidak terlalu tau apa tujuan dan visi saya tapi yg jelas saya tertarik untuk mengetahuinya dan kadang saya lelah!saya merasa terlalu jauh memikirkan ini semua,saya merasa agama yg seharusnya memproduksi kedamaian dan cinta thd sesama malah membuat saya pusing dan muak karna saya koq malah pusing memikirkan konflik2 dan benturan2 yg justru disebabkan oleh agama itu sendiri Seiring berjalannya waktu pemahaman saya terhadap natal dan bulan desember itupun mulai terpisah,saya sudah mempunyai pemahaman sendiri mengenai natal,Desember hanyalah salah satu bulan dari 12 bulan yg ada,tetapi damai natal itu sendiri harus berada dalam sanubari dan jiwa dan roh saya setiap hari, "Selamat Natal Damai Selalu Beserta Kita Semua" Amien.........
”
”
Louis Ray Michael
β€œ
AWET WA 0858-9377-7509 Jual Anyaman Bambu Hiasan Dinding Karawang
”
”
Harga Tampah Bambu
β€œ
Mawar merah bekelopak sutera, ingin kukirim tad malam, tapi malang sayapku patah. Untunglah jika sempat menjadi hiasan hujung mimpimu.
”
”
A.D. Rahman Ahmad
β€œ
Belum mati dan menuju kremasi, menepi dan memudar saat dini hari Jabat erat penuh intuisi, menerka makna ocehan fiksi Kreasi berpikir nikmat surgawi, meretas harapan koloni Dibalut hiasan bergigi besi, gestur logika menjulang tinggi Hingga maksud untuk berunjuk gigi, yang terjadi hanya mati berdiri Dalam pengaruh setenggak intisari
”
”
Kemal Mustafa
β€œ
Seni mengumpulkan: sebuah panduan pemula Koleksi seni adalah agen domino online pokersaja sangat merangsang dan menginspirasi Hobi untuk semua. Ini bukan hanya untuk orang kaya dan terkenal, tapi bahkan biasa orang sehari-hari juga. Ada berbagai bentuk seni yang dapat Anda pilih, terutama karena definisi seni dapat sangat bervariasi dari seseorang ke orang lain. Namun, itu tidak terlalu materi apapun bentuknya, Anda adalah orang yang membuat panggilan yang menarik dan berapa banyak yang Anda bersedia untuk dibelanjakan untuk sepotong tersebut. Untuk go for prints atau Originals? Dalam dunia seni, beberapa orang mungkin melihat ke bawah pada orang lain karena selera mereka yang berbeda dalam memilih seni. Untuk Misalnya, ada orang yang hanya membeli asli bekerja dan tidak akan pernah mempertimbangkan untuk membeli cetakan. Namun, Anda harus mencatat bahwa jika Anda hanya mulai mengumpulkan seni dan melakukan hal ini untuk kenikmatan maka asli tidak benar-benar diperlukan untuk membeli, terutama jika mereka jalan keluar dari anggaran Anda. Tidak ada yang salah dengan membeli cetakan. In fakta, ini adalah salah satu cara yang luar biasa untuk berbingkai seni yang akan terlihat indah di dinding Anda, sama seperti bagaimana sebuah asli akan terlihat, tapi dengan cara harga yang lebih rendah. Meskipun di sini, Anda tidak akan memiliki sama tekstur seperti pada karya asli; sejak aslinya biasanya menunjukkan dimensi dan tekstur, sementara cetakan Tidak. Namun, karya seni yang dicetak dengan baik tidak menetap Tentu saja. Bahkan, banyak kolektor seni memiliki seni cetak oleh seniman yang berbeda, yang cukup dibeli tidak mahal dari internet, galeri dan seni Pameran. Hebatnya, potongan tersebut masih terlihat berselera dan berkelas, bukan murah mencari seperti apa yang kebanyakan orang Mengharapkan. Semua dibingkai up Setelah Anda melihat asli atau cetak yang Anda sukai, Anda memiliki pilihan untuk membingkai sendiri atau mendapatkan orang lain untuk melakukannya untuk Anda. Secara umum, Anda dapat menemukan frame dalam kisaran harga yang luas, mulai dari frame logam murah untuk hiasan dan tangan kayu ukiran frame biaya Anda mahal. Berkenaan dengan menggunakan tikar, yang merupakan cara lain untuk membingkai gambar Anda di dalam bingkainya dengan menggunakan kertas atau papan ilustrasi, Anda harus mencatat yang dapat mengurangi cetakan Anda. Jika Anda tidak tahu Bagaimana bingkai, maka Anda harus mendapatkan sepotong dan mendapatkan itu dibingkai pertama. Saat melakukannya, amati bagaimana mereka menawarkan tikar yang berbeda dan gaya bingkai. Anda tidak perlu mempergegas saat memilih tikar ingin Anda gunakan. Bahkan, Anda harus mengambil waktu Anda dengan cermat, karena tikar dan kombinasi warna bingkai dapat berdampak besar pada seberapa baik atau buruk karya seni Anda akan terlihat. Anda harus juga mempertimbangkan bagaimana frame akan cocok-dalam apa pun tempat Anda akan meletakkannya, seperti rumah atau kantor Anda. Jika Anda ingin tampilan yang bersih dan kontemporer, itu disarankan bahwa Anda menggunakan Nielsen disikat logam bingkai, yang tidak hanya murah tapi masih elegan Cari juga. Ini biasanya datang dalam warna yang berbeda. Namun demikian, itu aman untuk pergi untuk hitam atau perunggu. Jika Anda akan menempatkan mereka dalam sebuah galeri, perunggu akan juga melakukannya dengan baik, terutama karena tidak akan dikenakan biaya Terlalu banyak. Setelah semua, kebanyakan orang yang membeli seni dari Galeri akan memiliki seni mereka membeli kembali berbingkai di dapat menyesuaikan dekorasi rumah mereka. Jika lebih dari jenis kayu orang, Anda juga bisa mendapatkan bingkai kayu yang alami bernoda. Ceri dan mahoni adalah gaya yang paling disukai ketika datang bingkai kayu, karena warnanya yang dalam dan kemerahan membawa tampilan yang elegan untuk setiap karya seni.
”
”
agen domino online
β€œ
Ada keinginan yang tak ingin padam dalam jiwa seorang penulis. Kata-kata yang bukan sekadar hiasan, melainkan harapan: agar siapa pun yang membaca tulisannya menemukan lebih banyak cahaya di dalam dirinya sendiri.
”
”
Titon Rahmawan
β€œ
Kelak, sendainya ketika pulau Jawa tak lagi punya hiasan berupa musim semi yang berlangsung sepanjang masa, tak lagi punya panorama alam yang memesona, juga tak lagi punya rimbanya yang perawan, pula tak lagi ada kota-kota yang ramai oleh beragam suku bangsa, di mana bisa kau jumpai perpaduan keanggunan ala India dan kemewahan khas Eropa; atau pada akhirnya ketika pulau itu bisa bersih dari para bidadarinya yang menggairahkan, dan menyisakan hanya kawanan burung gelatik, maka sudah seharusnya kunjungan ziarah ke tanah Jawa tetap dilakukan demi mempelajari samai pada tingkat mana alam liar ini bisa menandingi kemampuan manusia dalam mencipta irama.
”
”
HonorΓ© de Balzac (Voyage de Paris Γ  Java / Un drame au bord de la mer)
β€œ
LIMA MONOLOG KOSMIK: Tubuh yang Dijadikan Alibi 4. Batsyeba β€” Air yang Jatuh dari Atap Istana Aku mandi di bawah cahaya senja dan menjadi cermin bagi seorang raja yang kehilangan dirinya. Mereka menuduhku penggoda. Seolah aku yang menulis surat perintah pembunuhan itu, seolah aku yang menabur benih ambisi di atas ranjang kekuasaan. Tidak. Aku hanyalah air yang jatuh dari tubuhku sendiri, Air mata yang luruh ke dalam sejarah yang tidak kuminta. Ketika pintu istana terbuka, aku melangkah masuk bukan sebagai ratu, tapi sebagai pertukaran: nyawa suamiku diganti dengan tempat di dalam rahimku. Tubuhku menjadi akta politik. Anak dalam tubuhku menjadi legitimasi. Kesedihanku menjadi hiasan bagi hikayat raja yang ingin terlihat suci. Tidak ada yang menanyakan apakah aku menginginkannya Tidak ada yang mempermasalahkan bila tubuhku ternyata bukan milikku. Mereka lebih sibuk menulis pujian tentang raja yang selamanya mulia, daripada mendengar suara air yang pernah jatuh dari atap, mengabarkan: β€œKesucian seorang lelaki selalu dibangun dari air mata perempuan yang sengaja disembunyikan.” 4. Tamar β€” Gaun Robek Sebelah Dada Aku datang hanya untuk membawa roti bagi seorang saudara. Sungguh sederhanaβ€” begitu sederhana sehingga dunia tidak menganggapnya berbahaya. Sampai tangan itu menutup pintu. Sampai suaraku patah. Sampai tubuhku terbelah menjadi sebelum dan sesudah. Ketika aku keluar dari kamar itu, gaunku robek di sisi jantung. Robekan itu bukan tanda kehinaan; itu adalah peta jalan menuju kebenaran yang tidak sanggup dibaca oleh siapa pun. Ayahku diam. Saudaraku murka. Negeri ini mencatat tragedi itu sebagai alasan pembunuhan, bukan sebagai seruan keadilan bagi diriku. Tubuhku menjadi mata air kebencian, dan dari mata air itu lahir pemberontakan, darah saudara, hilangnya martabat raja. Mereka menyebutku korban. Mereka menyebutku sumber bencana. Sebenarnya aku hanya perempuan yang kehilangan suara, dan duniaβ€” dunia memanfaatkan kesunyianku sebagai genderang perang. Hingga kini aku masih meletakkan abu di kepalaku dan membawa gaun itu: robek di sebelah dada, menjadi bendera kecil yang berkibar dalam angin sejarah. Tidak untuk memohon belas kasihan, tetapi untuk mengingatkan: β€œLuka yang tidak dipulihkan selalu menjadi alasan bagi sebuah kehancuran.” 5. Maria Magdalena β€” Kebenaran Tanpa Dada, Tanpa Luka Aku adalah tubuh yang menjadi perumpamaan, bukan perempuan yang bernapas dengan paru-paru. Mereka menulis namaku dengan tinta pengampunan, tapi memahat tubuhku dengan stigma yang tak layak kuterima, batu yang hendak merajam tubuhku. Orang-orang berkata aku wanita pendosa. Orang-orang yang sama menaruh tangannya di pundakku untuk mencari keselamatan. Sungguh aneh, bukan? Aku yang dianggap kotor justru menjadi cermin air tempat mereka datang mencari wajah Tuhan. Aku mencium debu dari kaki seorang lelaki yang membawa terang; tetapi dunia hanya melihat ikal rambutku, bukan jiwaku. Mereka menghapusku dari sejarah agar yang kudus tetap bersih dan yang manusia tetap bersalah. Setiap malam aku mendengar suaraku sendiri memantul di dalam gua: β€œJika aku pendosa, mengapa aku berdiri yang paling depan mengetuk pintu belas kasihan?” Mungkin dosa bukan milikku. Mungkin dosa adalah nama yang diberikan dunia pada perempuan yang berani melihat wajahnya sendiri yang penuh luka.” Aku tidak suci. Aku tidak najis, jika itu sangkamu. Aku hanya perempuan yang menolak diam. Dan duniaβ€” dunia tidak pernah siap menghadapi perempuan yang tahu bahwa air mata adalah saksi yang lebih jujur daripada kitab apa pun. Desember 2025
”
”
Titon Rahmawan