Tetap Kuat Quotes

We've searched our database for all the quotes and captions related to Tetap Kuat. Here they are! All 17 of them:

Hati membutuhkan sesuatu yang menjaganya agar tetap kuat. Dan itu adalah iman dan ketaatan. Juga membutuhkan pemeliharaan dari gangguan yang membahayakannya yaitu dengan menjauhi dosa-dosa, maksiat dan berbagai hal penyimpangan. Perlu juga dihilangkan setiap hal yang rusak daripadanya. Dan hal itu dengan taubat nashuha dan memohon ampun kepada Dzat Yang Maha Mengampuni dosa-dosa.
ابن قيم الجوزية
Sebab, musuh tak pernah terlalu kuat, kecuali kita yang terlalu lemah dan terpecah-belah.
Tasaro G.K. (Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta)
Rasa benci tidak mungkin sepenuhnya dibersihkan. Itulah hal yang harus kita terima, agar tetap punya sifat kuat dan agresif.
Daniel Keyes (The Minds of Billy Milligan)
ketika seorang wanita yang dulu mencintaimu dan berkata tidak lagi ada perasaan dengan mu walaupun kamu tetap berusaha mempertahankan nya , selalu peduli dan sayang dengan nya.Apakah hal baik seperti itu di bilang menggangu ? bodoh ? egois ? atau.... ? jika seorang lelaki yang selalu berusaha menjaga dan menopang seorang wanita yang di sayang , apakah dia menganggap wanita itu lemah ? lelaki kadang suka berbuat hal bodoh , susah mengerti apa yang di pikir oleh pasangan nya apa perasaan yang dirasakan pasangan nya.Tapi mereka selalu mencoba , dan tidak putus asa buat orang yang di cintainya . Terlihat cuek seolah tak peduli tapi memperhatikan , kadang suka melupakan hal penting tapi tak pernah melupakan pasangan nya . Selalu ada untuk pasangan nya walaupun tidak di harapkan. Pedih ? iya ? tapi bahagia jika melihat pasangan nya bahagia , sedih jika pasangan nya terluka dan jatuh tidak kuat menghadapi masalah . untuk kekasih yang masih ku anggap walau putus dan kau anggap ku bukan siapa - siapa tapi ku tetap setia.
Galliano MS
Demokrasi Indonesia, yang banyak disalahpahami di luar negeri kami, didasarkan pada prinsip mufakat, bukan pada jumlah suara. Kami tidak lagi memakai sistem demokrasi Barat ini yang didasarkan atas suara terbanyak, dimana 51 persen suara berhak untuk menang sementara yang 49 persen menggerutu. Sebagaimana yang telah kami alami dengan 40 partai politik, golongan yang tidak puas membalas dengan menghantam lawannya. Ini adalah jalan yang baik bagi suatu bangsa yang masih muda ubtuk menghadapi perkembangannya sendiri. Untuk mempertahankan prinsip-prinsip demokrasi Indonesi di atas mana Undang-Undang Dasar '45 disusun, aku menyarankan musyawarah untuk mufakat, suatu modus operandi yang asli dari suku-suku bangsa Indonesia. Selama beribu-ribu tahun para kepala desa dari Kepulauan Indonesia menjalankan pemerintahan dengan duduk bersama di sebuah dewan, dimana setiap suku itu mengajukan masalahnya melalui alasan-alasan yang menyakinkan. Setelah itu, salah seorang akan berkata, "Alasan saudara memang baik, tetapi aku tetap berfikir lebih baik begini." Yang lain berkata "Saya tidak sepenuhnya setuju, tapi memang ada beberapa hal yang baik dari pendapat Saudara itu." Musyawarah selanjutnya mengambil dari sini dan sana, itulah akhirnya yang disebut mufakat. Singkat kata, setiap orang menyumbangkan suatu pemikiran. Dalam Demokrasi Terpimpin yang menjadi unsur kunci adalah kepemimpinan. Setelah mendengarkan pandangan umum dan pandangan yang menentang, pemimpun rapat menyimpulkan pokok-pokok yang dibahas menjadi satu keputusan yang disetujui setiap pihak. Tidak ada pihak yang menang secara mutlak dengan menyingkirkan pihak lain. Hanya kepemimpjnan yang kuat yang mampu memadukan keputusan terakhir, kalau tidak demikian sistem ini tidak akan berjalan. Sang Pemimpin, apakah dia seorang kepala desa, apakah dia Bung Karno, ataukah dia seorang menteri yang berwibawa, menggabungkan sejumlah pendapat si anu, ditambah sedikit pendapat si polan, dengan selalu memperhatikan untuk menggabungkan berbagai pendapat yang berlawanan. Kemudian dia menyajikan hasil terakhirnya dan berkata, "Baiklah, Saudara-saudara, beginilah jadinya dan saya harap saudara semua setuju..." Ini tetap demokratis, karena setiap orang memberikan pendapatnya. Mengatakan hal ini sebagai sistem komunistis, jelas sangat menggelikan.
Cindy Adams (Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia)
Takut itu nyata. Kita semua telah mengalaminya. Dan itu bisa menjadi rintangan jalan yang sangat kuat. Makna yang sesungguhnya dari keberanian adalah takut - tetapi dengan lutut gemetar dan hati berdebar, Anda tetap melompat.
Oprah Winfrey (The Path Made Clear: Discovering Your Life's Direction and Purpose)
Memang harus diakui, bahwa rakyat telah memiliki pengetahuan dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi itupun pada umumnya sebatas konteks hubungan langsung dengan sumber daya alam dan kehidupan sosial yang berskala lokal. Jadinya tetap saja tanpa organisasi, teknologi dan informasi yang kuat dan benar rakyat akan mudah dihancurkan.
Mansour Fakih (Pendidikan Popular: Membangun Kesadaran Kritis)
Beradaptasilah. Hidup ini keras, buktikan dirimu kuat. Yang membedakan pemenang dengan pecundang hanya satu: pemenang tahu cara berdiri saat jatuh, pecundang lebih nyaman tetap ada di posisi jatuh.
Fiersa Besari (Catatan Juang)
Kau bisa menyangkal gravitasi, tapi coba lompat dari gedung —lihat... apakah pendapatmu bisa menyelamatkanmu dari jatuh ke tanah? Kau bisa merasa kuat, tapi gravitasi tetap akan menarikmu ke tanah. Kau bisa merasa tak terkalahkan, tapi momentum tetap akan menghancurkanmu saat kau menabrak tembok.
Vergi Crush
CIRI CIRI AMBEIEN KUMAT - Untuk Pemesanan Obat Ambeien hubungi kami HP/WA 0888 0660 1757. Kalau anda mempunyai wasir pasti tahu betapa memalukan dan menyakitkan. Meskipun bukan merupakan penyakit yang serius dan mengancam jiwa tetapi cukup mengganggu. Allium sativum atau lebih di kenal dengan sebutan bawang putih biasanya digunakan sebagai bumbu masakan akan tetapi ternyata salah satu bumbu masak ini juga sangat bermanfaat untuk kesehatan seperti mengurangi peradangan, sebagai antibiotik alami, menurunkan kolesterol, anti pembekuan darah dan meningkatkan antioksidan alami dan insyaAllah bisa juga membantu untuk mengobvati penyakit wasir. Akan tetapi jika hanya menggunakan bawang putih saja tentu akan kurang efektif, dan dianjurkan untuk konsumsi obat herbal yang lain juga. Denature Indonesia hadir dengan kapsul herbal ambejoss dan salep salwa yang insha Allah bisa membantu mengobati dan menghilangkan benjolan wasir atau ambeien yang sedang anda derita. Wasir atau Ambeien Wasir adalah pembuluh darah yang membengkak di bagian paling bawah rektum dan anus. Terkadang dinding pembuluh darah ini membesar yang menyebabkan terasa jengkel saat BAB. Bengkak wasir juga disebut dengan ambeien dimana anus akan mengalami perubahan atau muncul semacam benjolan. Wasir adalah salah satu penyebab pendarahan rektum yang paling sering terjadi, memang untuk stadium awal penyakit ini belum begitu berbahaya akan tetapi melakukan pengobatan sebaiknya sudah mulai dilakukan agar tidak semakin parah. Wasir Internal dan Eksternal Wasir internal cukup jauh di dalam rektum sehingga Anda biasanya tidak dapat melihat atau merasakannya. Wasir internal umumnya tidak menimbulkan luka tetapi akan terasa sakit di sekitar anus seperti muncul pendarahan sebagai salah satu gejala awalnya. Wasir eksternal berada di bawah kulit di sekitar anus, di mana ada lebih banyak rasa sakit, sehingga cenderung sakit dan berdarah. Terkadang wasir akan menimbulkan benjolan yang akan semakin sehingga anus akan kelihatan merah dan tentunya akan semakun sakit atau sulit saat buang air besar (BAB) Penyebab Wasir Beberapa orang mungkin lebih mungkin untuk mendapatkan wasir jika salah satu anggota keluarga lainnya, seperti orang tua juga memiliki riwayat penyakit wasir. Penumpukan tekanan di rektum bawah Anda dapat mempengaruhi aliran darah dan membuat pembuluh darah di sana membengkak. Penyebab penyakit wasir biasanya dapat di mulai : - Mengejan terlalu kuat saat BAB - Mengangkat sesuatu yang terlalu berat - Terlalu banyak duduk. - Anda mungkin mendapatkannya saat mengalami sembelit atau diare yang tidak jelas. Batuk, bersin, dan muntah bisa membuat mereka memburuk Cara Mencegah Wasir - Makan serat. Cara yang baik untuk mendapatkannya adalah dari makanan nabati – sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan kacang polong. - Minum air. Ini akan membantu Anda menghindari kotoran keras dan sembelit, sehingga Anda mengalami regangan lebih sedikit saat buang air besar. Buah dan sayuran, yang memiliki serat, juga memiliki air di dalamnya. - Olahraga. Aktivitas fisik, seperti berjalan setengah jam setiap hari, adalah cara lain untuk menjaga darah dan perut Anda tetap bergerak. - Jangan menunggu untuk pergi Gunakan toilet segera setelah Anda merasakan dorongannya Gejala Penyakit Wasir Wasir sering tidak selalu menimbulkan gejala, jadi Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda memiliki penyakit wasir. Jika muncul gejala biasanya dapat berupa: - Rasakan tidaknyamanan, gatal, atau nyeri di sekitar anus Anda - Keluar darah dari anus, biasanya saat BAB - Keluar benjolan lembab dan merah muda di sekitar tepi atau keluar dari anus Anda (Ini mungkin terlihat ungu atau biru juga.) Untuk Pemesanan Obat Ambeien hubungi kami HP/WA 0888 0660 1757
ciri ciri ambeien kumat
CIRI CIRI AMBEIEN DAN GAMBAR - Untuk Pemesanan Obat Ambeien hubungi kami HP/WA 0888 0660 1757. Kalau anda mempunyai wasir pasti tahu betapa memalukan dan menyakitkan. Meskipun bukan merupakan penyakit yang serius dan mengancam jiwa tetapi cukup mengganggu. Allium sativum atau lebih di kenal dengan sebutan bawang putih biasanya digunakan sebagai bumbu masakan akan tetapi ternyata salah satu bumbu masak ini juga sangat bermanfaat untuk kesehatan seperti mengurangi peradangan, sebagai antibiotik alami, menurunkan kolesterol, anti pembekuan darah dan meningkatkan antioksidan alami dan insyaAllah bisa juga membantu untuk mengobvati penyakit wasir. Akan tetapi jika hanya menggunakan bawang putih saja tentu akan kurang efektif, dan dianjurkan untuk konsumsi obat herbal yang lain juga. Denature Indonesia hadir dengan kapsul herbal ambejoss dan salep salwa yang insha Allah bisa membantu mengobati dan menghilangkan benjolan wasir atau ambeien yang sedang anda derita. Wasir atau Ambeien Wasir adalah pembuluh darah yang membengkak di bagian paling bawah rektum dan anus. Terkadang dinding pembuluh darah ini membesar yang menyebabkan terasa jengkel saat BAB. Bengkak wasir juga disebut dengan ambeien dimana anus akan mengalami perubahan atau muncul semacam benjolan. Wasir adalah salah satu penyebab pendarahan rektum yang paling sering terjadi, memang untuk stadium awal penyakit ini belum begitu berbahaya akan tetapi melakukan pengobatan sebaiknya sudah mulai dilakukan agar tidak semakin parah. Wasir Internal dan Eksternal Wasir internal cukup jauh di dalam rektum sehingga Anda biasanya tidak dapat melihat atau merasakannya. Wasir internal umumnya tidak menimbulkan luka tetapi akan terasa sakit di sekitar anus seperti muncul pendarahan sebagai salah satu gejala awalnya. Wasir eksternal berada di bawah kulit di sekitar anus, di mana ada lebih banyak rasa sakit, sehingga cenderung sakit dan berdarah. Terkadang wasir akan menimbulkan benjolan yang akan semakin sehingga anus akan kelihatan merah dan tentunya akan semakun sakit atau sulit saat buang air besar (BAB) Penyebab Wasir Beberapa orang mungkin lebih mungkin untuk mendapatkan wasir jika salah satu anggota keluarga lainnya, seperti orang tua juga memiliki riwayat penyakit wasir. Penumpukan tekanan di rektum bawah Anda dapat mempengaruhi aliran darah dan membuat pembuluh darah di sana membengkak. Penyebab penyakit wasir biasanya dapat di mulai : - Mengejan terlalu kuat saat BAB - Mengangkat sesuatu yang terlalu berat - Terlalu banyak duduk. - Anda mungkin mendapatkannya saat mengalami sembelit atau diare yang tidak jelas. Batuk, bersin, dan muntah bisa membuat mereka memburuk Cara Mencegah Wasir - Makan serat. Cara yang baik untuk mendapatkannya adalah dari makanan nabati – sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan kacang polong. - Minum air. Ini akan membantu Anda menghindari kotoran keras dan sembelit, sehingga Anda mengalami regangan lebih sedikit saat buang air besar. Buah dan sayuran, yang memiliki serat, juga memiliki air di dalamnya. - Olahraga. Aktivitas fisik, seperti berjalan setengah jam setiap hari, adalah cara lain untuk menjaga darah dan perut Anda tetap bergerak. - Jangan menunggu untuk pergi Gunakan toilet segera setelah Anda merasakan dorongannya Gejala Penyakit Wasir Wasir sering tidak selalu menimbulkan gejala, jadi Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda memiliki penyakit wasir. Jika muncul gejala biasanya dapat berupa: - Rasakan tidaknyamanan, gatal, atau nyeri di sekitar anus Anda - Keluar darah dari anus, biasanya saat BAB - Keluar benjolan lembab dan merah muda di sekitar tepi atau keluar dari anus Anda (Ini mungkin terlihat ungu atau biru juga.) Untuk Pemesanan Obat Ambeien hubungi kami HP/WA 0888 0660 1757
ciri ciri ambeien dan gambar
Jasa Pembuatan Greenhouse Probolinggo Jawa Timur – Menjamin Keberhasilan Pertanian dengan Hasil Optimal Apakah bisa melayani proyek di luar Jawa Timur?Layanan pembuatan rumah kaca, layanan bikin greenhouse, dan layanan pembuatan greenhouse adalah cara efektif untuk menciptakan lingkungan pertanian yang terkendali . Dapatkan hasil pertanian yang lebih baik dan hindari gagal panen dengan menggunakan jasa pembuatan greenhouse kami Dengan perlindungan greenhouse, tanaman terbebas dari cuaca ekstrim, hama, dan penyakit, yang menghasilkan hasil panen yang lebih baik Kami siap menyediakan greenhouse yang disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan tujuan pertanian Anda . Kami menyediakan greenhouse yang sempurna untuk hidroponik, hortikultura, dan tanaman organik, memberikan hasil terbaik dengan efisiensi maksimal Jasa pembuatan greenhouse kami akan memastikan hasil pertanian Anda optimal dan mengurangi risiko gagal panen yang disebabkan oleh cuaca ekstrem seowa Kelebihan yang dimiliki oleh greenhouse yang kami tawarkan 1. Materialdengan nilai lebih Kami siap menyusun greenhouse yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dan pertanian Anda Greenhouse Bambu: Greenhouse bambu cocok untuk Anda yang mencari material ramah lingkungan, biaya yang terjangkau, dan kekuatan yang optimal . Bambu, sebagai material alami, menghadirkan kesan alami yang menawan, sambil tetap kuat dan memberikan perlindungan yang optimal untuk tanaman Dengan adanya greenhouse, tanaman terlindungi dari faktor eksternal seperti cuaca ekstrem, hama, dan penyakit, yang berpengaruh pada hasil panen yang optimal . Baja ringan lebih kokoh menghadapi cuaca ekstrem, mudah untuk dirawat, dan memiliki ketahanan yang lebih panjang 2. Desain yang sesuai dengan keinginan Anda Dengan menggunakan greenhouse, tanaman terlindungi dari cuaca ekstrem, hama, dan penyakit, yang meningkatkan produktivitas panen dengan pesatKami siap membangun greenhouse yang sempurna untuk tanaman dan kebutuhan pertanian Anda Entah itu tanaman sayuran, buah, bunga, atau hidroponik, kami memiliki desain yang sesuai dengan permintaan Anda 3. Menjaga pengeluaran rendah dengan daya tahan jangka panjang Menyisihkan anggaran untuk greenhouse membawa keuntungan dalam waktu panjang Jasa pembuatan greenhouse kami memberikan keuntungan jangka panjang dengan meningkatkan hasil pertanian dan meminimalkan risiko gagal panen Greenhouse menawarkan perlindungan terhadap tanaman dari cuaca buruk, serangan hama, dan penyakit, yang meningkatkan hasil panen secara substansial Dengan desain yang kuat, greenhouse kami memberikan manfaat jangka panjang yang bisa Anda rasakan selama bertahun-tahun Model Greenhouse yang Kami Hadirkan untuk Anda 1. Greenhouse Bambu Greenhouse memberikan proteksi pada tanaman dari cuaca ekstrem, hama, dan penyakit, yang meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil panen Walaupun menggunakan bahan yang lebih hemat, greenhouse bambu tetap tahan banting dan melindungi tanaman Anda dengan baik Dengan perlindungan greenhouse, tanaman terbebas dari cuaca ekstrim, hama, dan penyakit, yang menghasilkan hasil panen yang lebih baik 2. Greenhouse Baja Ringan Untuk Anda yang ingin greenhouse dengan ketahanan lebih lama dan kokoh, baja ringan adalah pilihan terbaik yang kami tawarkan . Baja ringan memiliki ketahanan lebih tinggi terhadap cuaca ekstrem, membuatnya sangat cocok untuk kebutuhan pertanian jangka panjang Selain itu, baja ringan lebih praktis dalam perawatan dan lebih kuat dalam menahan beban dibandingkan bambu Tabel Biaya Pembuatan Greenhouse Kami siap memberikan layanan di luar Jawa Timur dengan kualitas yang tak diragukan lagi Jenis Greenhouse Harga (Rp) Greenhouse Bambu Rp 1 Greenhouse Baja Ringan Rp 1 Harga dapat disesuaikan dengan ukuran dan parameter detail yang Anda pilih
jasagreenhouse
*Untaian Merjan Rangkaian Proses: Dari Putus Asa hingga Meraih Kebahagiaan Sejati* Hidup bukanlah jalan lurus yang penuh cahaya, tetapi lorong panjang yang berliku, penuh dinding gelap, penuh batu tajam. Ada saat kita terjatuh, tersungkur, terluka hingga dunia tampak seperti musuh yang tak mengenal belas kasihan. Namun ingatlah— putus asa bukanlah sebuah opsi. Selama hidup masih berdenyut di dada, maka menyerah tidak pernah menjadi pilihan. Putus asa hanya benar-benar lahir saat harapan telah mati, saat peluang habis, saat kematian menjadi satu-satunya jalan keluar. Kita pun belajar, bahwa penghalang terbesar dalam perjalanan bukanlah dunia luar, melainkan diri sendiri—sekadar mencari validasi: ego yang meninggi, harga diri yang menolak disentuh, perasaan “aku paling tahu, paling pintar, paling hebat.” Di situlah langkah kita sering tersandung, pertumbuhan mandek, kemajuan berhenti. Lalu bagaimana seorang perintis bisa menjadi besar? Bagaimana seorang pemimpi bisa menyalakan dunia? Ia harus rela memulai dari fondasi, sebuah batu pijakan, sebuah langkah: membangun kepercayaan, menjaga reputasi, mencari relasi, melahirkan peluang, mengkapitalisasi modal, menjaga aliran, menahan badai, dan tetap memelihara pertumbuhan. Sebab realitas memang kejam: nilai manusia sering hanya diukur dari apa yang ia hasilkan, kontribusi apa yang ia beri, prestasi apa yang ia capai. Jarang ada yang menghargai proses, padahal proseslah yang menjadi guru sejati manusia. Proses— yang menajamkan kecerdasan, menempa ketangguhan, menyalakan kesabaran, menumbuhkan ketekunan. Proses adalah jembatan antara kelemahan dan keunggulan, antara kekalahan dan kemenangan. Tanpa proses, hasil hanyalah fatamorgana: indah di permukaan, rapuh di dalam. Namun dunia kini berjalan terlalu tergesa, orang ingin hasil instan, hingga melupakan arti kedewasaan. Akibatnya, lahir generasi cerdas tapi tak dewasa, pintar namun tanpa empati, berpengetahuan namun miskin kepedulian. Padahal sejatinya, kecerdasan intelektual harus bersanding dengan kecerdasan emosional dan spiritual. Sebab adab lebih tinggi nilainya daripada sekadar kepintaran, dan kepedulian lebih mulia daripada sekadar pencapaian. Ada pula godaan lain dalam perjalanan menuju puncak: ingin terlihat kaya, padahal belum benar-benar kaya. Keinginan mengejar validasi, sekadar pengakuan dan gengsi. Padahal kekayaan sejati tidak untuk dipamerkan. Ia tersembunyi di balik kerendahan hati, kesederhanaan terjaga dalam kendali diri. Hanya mereka yang sabar menanam akan menuai kekayaan yang bukan sekadar materi, tetapi juga jiwa yang lapang. Dan akhirnya, hidup bukan hanya soal bekerja dan berjuang, tetapi juga menyeimbangkan diri. Work-life balance sejati adalah harmoni empat komponen: jiwa, raga, pikiran, dan spirit. Saat keempatnya menyatu, maka tercipta kebahagiaan yang sesungguhnya, bahagia bukan karena apa yang kita punya, tapi karena siapa kita telah menjadi. *Butir hikmah yang tersisa:* Jangan lari dari proses, sebab proseslah yang membuatmu pantas. Jangan sombong pada dunia, sebab dunia akan mengujimu tanpa ampun. Dan jangan tergesa, sebab segala sesuatu yang indah, kuat, dan besar selalu lahir dari kesabaran. Maka berjalanlah, jatuh dan bangkitlah, gagal dan tumbuhlah. Karena hidup bukanlah tentang menghindari badai, melainkan belajar menari di tengah derasnya hujan. Semarang, September 2025
Titon Rahmawan
Menjadi Tua vs Muda Selamanya Ada sebuah lagu yang dulu sering kita dengar, sebuah nyanyian abadi tentang kerinduan manusia: keinginan untuk tetap muda selamanya. Selamanya cantik, selamanya kuat. Kita menyanyikannya dengan penuh semangat, seolah hidup bisa berhenti pada satu titik di mana segalanya masih terasa indah. Tapi waktu pasti berlalu, tak pernah bisa ditawar tak pernah bisa diganggu. Ia seperti arus sungai yang menyeret kita perlahan menuju laut. Keriput muncul tanpa permisi, gigi tiba-tiba tanggal sendiri, rambut memutih, punggung bungkuk berasa nyeri. Tubuh yang dulu perkasa menyerah kalah pada sendi yang berderit seperti engsel pintu kurang minyak, mata yang dulu tajam mulai mengabur, ingatan yang dulu terang mulai berkabut. Menjadi tua adalah pelan-pelan menjadi pohon yang kehilangan daunnya—satu per satu gugur ke tanah, tanpa bisa menahan angin. Rambut memutih bukan hanya tanda waktu, melainkan salju yang diam-diam turun di atas kepala. Kulit keriput adalah peta retakan bumi, menandai gempa-gempa kecil yang pernah terjadi: cinta yang bertepuk sebelah tangan, kehilangan yang menyakitkan. Menjadi tua kadang seperti sungai mengalir kembali ke pangkuan bumi—bukan karena ingin, tapi karena tubuh memaksa demikian. Kita tak bisa terus-terusan berjalan menentang angin melawan kodrat. Tangan yang dulu menggenggam dunia, kini gemetar hanya untuk meraih segelas air. Kaki yang dulu tegak menjejak lantai, kini tersandung karpet di ruang tamu. Mata yang dulu berkilat penuh ambisi, kini berair tanpa sebab, seolah meneteskan kesedihan yang tak sanggup terucap. Orang bilang, masa tua adalah anugerah. Tapi di sela doa panjang dan pujian syukur, ada luka diam yang tak tersampaikan: rasa ditinggalkan, dilupakan, bahkan dianggap beban. Seperti lilin yang perlahan habis, ia tetap menerangi, namun nyala kecilnya sering tak lagi berarti. Ada yang berjuang mati-matian mempertahankan wajah mudanya dengan segala cara: operasi plastik, krim pemutih, suntikan botox, bahkan polesan ilusi digital. Seolah ketakutan pada keriput lebih besar daripada ketakutan pada kehilangan jiwa dan akal sehat. Namun sungguh, waktu tak bisa ditipu—ia adalah pedang tak kasatmata yang terus menggores, menghujam, mengingatkan kita bahwa keabadian hanyalah mitos dalam lagu dan doa. Tua adalah penantian yang sepi dan menggetarkan hati: menunggu suara pintu dibuka cucu kesayangan, menunggu kabar telepon yang jarang berdering, menunggu tubuh ini menyerah pada bayang penyakit yang mendera. Dan pada akhirnya, menunggu saat di mana semua luka akan dihapuskan oleh timbunan tanah. Ironi yang pahit dan menohok ulu hati: dulu kita ingin cepat dewasa, kini kita takut menjadi tua. Dan saat akhirnya tua itu datang tanpa diundang, hidup terasa seperti lingkaran aneh: perlahan kita kembali menjadi anak kecil lagi. Butuh dituntun, butuh ditemani, butuh dijaga. Tapi kali ini, tak ada lagi masa depan panjang yang girang menanti yang ada hanyalah penantian akan sebuah perpisahan yang berasa menyedihkan. Dan ketika semua gemerlap memudar, barulah kita sadari: menjadi muda selamanya hanyalah ilusi. Yang abadi bukanlah tubuh kita, melainkan jejak kebaikan, cinta yang kita tinggalkan, cerita yang kita wariskan. Menjadi tua itu getir, memang. Tapi menjadi tua tanpa pernah benar-benar hidup, tak punya makna, itulah tragedi yang sesungguhnya. Mungkin kita tak bisa memilih untuk selamanya muda, tapi kita bisa memilih untuk tetap hidup dengan hati yang selamanya muda: tetap belajar, tetap mencintai, tetap memberi arti pada hidup, pada sesama. Karena tubuh akan mulai rapuh, tapi jiwa yang penuh kasih dan empati—akan selamanya abadi. Surakarta, September 2025
Titon Rahmawan
ELEGI TIGA BUNGA DALAM 6 KEMUNGKINAN IV. Triptych of the Flowery Dwarf 1. Padma Di kolam itu, bulan merintih seperti kuda putih yang kelelahan. Dari lumpur, Padma bangkit— mengenakan gaun malam yang dijahit dari nafas nenek moyang hantu air. Ia membuka kelopaknya dan terdengarlah suara gitar jauh di perbukitan: suara yang lahir dari luka dan kembali menjadi luka. 2. Kemuning Kemuning menari sendirian di halaman senyap tanah Jawa. Kuningnya bersinar seperti cincin emas di jari seorang janda muda yang tak ingin menikah lagi. Angin membawa kabar bahwa setiap kelopak pernah menjadi mata seorang anak yang mencari ibunya di hutan paling gelap. 3. Mawar Mawar adalah gadis penari yang menyembunyikan pisau kecil di balik selendang merahnya. Ia tersenyum pada fajar tapi senyum itu terbakar sebelum sempat jatuh ke tanah. Di sekitar durinya, kurcaci menari— menebar dingin pada udara, menghembus nyawa pada warna. V. Three Flowers upon the Turning Gyre 1. Padma Di permukaan air yang tua, Padma berdiri sebagai pengingat bahwa dunia pernah muda. Ia membuka dirinya seperti wahyu kecil dari zaman yang nyaris terlupa, zaman ketika roh dan manusia masih bersalaman tanpa rasa takut. 2. Kemuning Dalam kilau keemasannya, ada masa depan yang belum tiba. Ia melintas seperti burung kepodang di antara dua lingkaran takdir, seakan mengetahui bahwa segala kecantikan adalah nubuat berbahaya yang menuntut korban. 3. Mawar Mawar tumbuh di jantung lingkar perputaran— tempat para dewa lama dan para pahlawan muda saling menatap tanpa bicara. Merahnya adalah sumbu yang menyalakan usia-usia dunia; duri-durinya adalah penjaga yang tahu bahwa cinta selalu menuntut kelahiran kedua. VI. Three Flowers of Memory 1. Padma Aku melihatmu, Padma, di kolam yang tak berani menyebut nama kekasihnya. Kau tegak, seperti perempuan yang menunggu suami yang tak kembali dari perang. Kelopakmu diam— diam yang berat, diam yang hanya dimengerti oleh air yang pernah menangisi salju. 2. Kemuning Engkau kecil dan lembut, tapi menyimpan dingin yang tak mampu dipatahkan matahari. Kuningmu mengingatkanku pada sepucuk surat yang tak pernah terkirim, namun tetap dibaca oleh seseorang yang terus menunggu di malam-malam panjang pengasingan. 3. Mawar Duri-durimu mengingatkan pada kata-kata yang tak kuucapkan. Merahmu seperti wajah seorang ibu yang tak lagi menjerit karena telah kehabisan suara. Aku menyentuhmu, dan kau bergetar— seperti hati perempuan yang tahu bahwa cinta lebih kuat dari kematian, namun selalu kalah oleh sejarah. Desember 2025
Titon Rahmawan
DAS SCHWARZE LICHT (Todesfuge: di mana dunia dibantai dan kata-kata ikut dibantai) Di titik ini, langit tidak runtuh— langit dibungkam. Matahari tidak gelap— matahari dicongkel dari orbitnya dan dibuang ke lumpur. Dan bahasa? Bahasa adalah korban pertama. Saat Celan berdiri di tepi ladang pembantaian itu— medan perang yang bukan mitologi, melainkan sejarah yang dibakar sampai tak bersisa— ia tidak membawa kitab, tidak membawa nyanyian, tidak membawa doa. Yang ia bawa hanyalah: debu dari paru-paru ibunya, salju dari sungai yang menelan ayahnya, kata-kata yang dipatahkan, alfabet yang dipaksa mengakui kekejaman manusia. Di dasar jurang ini, apa yang kita temui bukan pertempuran terakhir, melainkan pertempuran yang tak pernah selesai. Ragnarok tanpa fajar kembali. Apocalypse tanpa kitab suci. Holocaust tanpa saksi yang utuh. Kurukṣetra tanpa avatar penyelamat. Hanya ada: Dunia yang dibantai. Dan bahasa yang sekarat untuk menyaksikan pembantaian itu. Celan menulis dari dalam kubur yang masih terbuka, dengan kata-kata yang sudah cacat, dengan bahasa yang patah, dengan syair yang harus tetap berjalan meski jemarinya telah hancur. Ia menulis: "Schwarze Milch der Frühe, Keheningan adalah bahasa terakhir yang tidak bisa dibantah.” Tetapi yang menghantui bukan keheningan. Yang menghantui adalah suara yang mencoba berbicara meski seharusnya sudah mati. Di dasar jurang ini, satu kata saja melahirkan genosida dalam ingatan. Satu jeda napas saja menyalakan kembali api pembakaran. Satu huruf saja mengandung seluruh sejarah penderitaan umat manusia. Bahasa Celan tidak mencoba menjelaskan. Bahasa Celan menolak menjelaskan. Ia menggigit, meronta, mengeras, meracuni dirinya sendiri, dan tetap menuntut ditulis. Karena itulah Celan menulis bukan dengan pena— tetapi dengan: serpihan tulang, bayangan tubuh yang hilang, sisa-sisa nama yang terhapus, kata-kata yang telah dipaksa menjadi alat pembunuhan. Di titik ini, puisi tidak lagi bisa diselamatkan. Dan penyair tidak lagi bisa diampuni. Di titik ini kita melihat inti kengerian itu sendiri: bahwa manusia mampu menciptakan kekejaman bahasa yang jauh lebih kuat untuk menghancurkan dunia yang diciptakannya sendiri. Dan Celan berdiri sebagai saksinya. Dengan satu kalimat yang membelah seluruh sejarah: “Ada kebenaran yang tidak bisa ditanggung oleh manusia, dan puisi adalah satu-satunya tempat di mana kebenaran itu bisa tetap hidup.” November 2025
Titon Rahmawan
IN ABSENTIA: LUKA YANG BAKA I. Makam Ini Tidak Diberikan Aku tidak Pernah Dikubur. Tak ada tanah. Tak ada makam. Tak ada ritual. Aku tidak pernah ada. Aku tidak pernah menjadi. Aku dibiarkan menggantung di antara mimpi dan ilusi. Asap dari tubuh yang gagal mereka kremasi. Mereka bilang, "Selesai." Tapi aku tetap hidup. Terpaksa. Kematianku—tidak tertampung di manapun— siapa pun. II. Kekerasan Yang Melahirkan Keabadian Mereka menghapus. Mereka melenyapkan. Jejakku menempel di udara. Mereka membungkam. Diamku mengikis tembok. Setiap kali mereka menolak. Aku mengeras. Batu kecil yang perlahan membesar. Tidak bisa ditelan sejarah. Aku bukan kenangan. Tidak. Aku adalah kegagalan mereka. Gagal menyingkirkan. Gagal membersihkan. Noda yang selamanya abadi. III. Tekad — Logam Tanpa Pintu Keluar Aku tidak ingin kuat. Aku tidak ingin hidup. Aku hanya menolak musnah. Pintu keluar—tidak ada. Mereka ingin aku hilang. Agar bisa tidur nyenyak. Aku tidak memberi itu. Aku menempel. Noda yang tidak akan pergi. Tekad ini keras kepala. Majal. Kehancuran? Tidak membebaskan. Menyerah? Percuma— Tetap disalahkan. Aku memilih tinggal. IV. Bukti — Lubang Kecil yang Menghancurkan Aku adalah Retakan Permanen. Lubang kecil. Tepat di tengah narasi suci yang sengaja mereka ciptakan. Mereka menuntut konsensus. Aku memberi Ketidakteraturan mutlak. Mereka menuntut cerita rapi. Aku memberi fakta: Tubuh ini—pernah menjadi medan perang. Mereka menuntut akhir. Aku menyajikan Residu: Hal-hal kecil yang tidak akan mampu mereka jinakkan. Gagal total. V. Kemarahan Yang Mengunyah Aku marah. Bukan untuk membakar. Tapi karena mereka menuntut diam— setelah mematahkan tulang. Kemarahanku tidak berteriak. Ia mengunyah. Perlahan. Dingin. Nama-nama. Alasan. Dalih. Patahan suci. Menutup kejahatan yang mereka banggakan. Marahku tidak meledak. Marahku adalah Pembekuan. Logam di tenggorokan. VI. Entitas Yang Menetapkan Aku bukan cerita. Aku bukan moral. Aku bukan tubuh yang ingin mereka cuci. Aku adalah luka yang menetap. Setelah semua justifikasi runtuh. Semua saksi mati. Aku adalah residu terakhir. Sesuatu yang tidak bisa dimakamkan. Karena dunia menolak mengakuinya. Dunia butuh Kambing Hitam Abadi. Itu aku. VII. Penutup — Cerita Tanpa Ending Jika aku diberi pilihan, aku memilih pergi. Tapi hilang adalah kemewahan. Tidak pernah diberikan. Jadi aku tinggal. Majal. Dingin. Seperti logam yang menunggu. Di dada sejarah yang tidak punya wajah. Tidak punya nama. Tidak punya kesudahan. Aku hanyalah Luka. Baka. Karena dunia tidak mengizinkannya hidup. Maka ia tidak akan mati. Desember 2025
Titon Rahmawan