Kotor Quotes

We've searched our database for all the quotes and captions related to Kotor. Here they are! All 40 of them:

β€œ
Dunia ini adalah dunia yang aneh. Dunia yang hijau tapi lucu. Dunia yang kotor tapi indah. Mungkin karena itulah saya telah jatuh cinta dengan kehidupan. Dan saya akan mengisinya, membuat mimpi-mimpi yang indah dan membius diri saya dalam segala-galanya. Semua dengan kesadaran. Setelah itu hati rasanya menjadi lega.
”
”
Soe Hok Gie
β€œ
Saya dalam gelap. Dan salah siapa kalau saya tak nampak? Kenapa orang keliling hanya pandai bising. Tapi tak pandai menghulur tangan? Jangan pernah 'judge' masa lampau orang lain. Mana mungkin kita tahu jika masa lampaunya tu adalah masa depan kita. Jangan pernah merasa kita mulia jika baju kita putih dan tak pernah bercemar noda, kalau tak pernah kita hulur tangan kepada mereka yang bergelumang lumpur dan kotor. Jangan rasa bagus dengan hanya menggeleng kepala dan bising pada yang salah dan pincang, jika tak pernah kita sinsing lengan untuk membetulkan dan membantu. Jangan menyalahkan mereka yang larut hanyut, jika tak pernah nak cuba tarik mereka yang lemas dan tenggelam. Apatah lagi nak mengajarkan mereka berenang atau meminjamkan pelampung. Moga hari ini, esok dan akan datang adalah yang baik-baik 'je' sampai ke penghujung nyawa. Moga walau hari ini adalah hitam, kelabu dan kelam tapi esok masih punya harapan untuk jadi pelangi seribu warna. Minta dengan doa.
”
”
Hlovate (Anthem)
β€œ
To believe in an ideal, is to be willing to betray it. It is something no Sith or Jedi has ever truly learned. -- Kreia, KOTOR 2
”
”
Chris Avellone
β€œ
Beberapakali aku menemukan mimpiku sendiri terjerembab di depan pintu. Kuyup oleh hujan. Seperti pakaian kotor berulangkali kucuci dan kujemur di halaman luas. Pada saat saat seperti itu aku selalu ingat wajah dan matamu saat menatapku; selalu teduh dan meneguhkan. Maka aku yakin pada akhirnya jarak hanya memisahkan raga. Tapi ia tak pernah sanggup menjauhkan mimpi, imaji dan kenangan yang kita semat bersama dalam rindu yang paling diam.
”
”
Helvy Tiana Rosa
β€œ
Apathy is death. Worse than death, because at least a rotting corpse feeds the beasts and insects.
”
”
Kreia, Chris Avellone
β€œ
Jika politik itu kotor, puisi akan membersihkannya. Jika politik bengkok, sastra akan meluruskannya.
”
”
John Fitzgerald Kennedy
β€œ
Dia tidak suka melihat ia mabuk. Lewat suara Manusya, Dia menasihati kalau Manusya jauh lebih kelihatan cantik kalau tidak mabuk. Jika Manusya mabuk, mulut Manusya jauh lebih kotor dari Kali Ciliwung. Kelakuan Manusya benar-benar seperti pelacur. Bahkan Dia dengan sangat yakin menganalisa, rasa percaya dirilah yang memicu Manusya untuk selalu minum.
”
”
Djenar Maesa Ayu
β€œ
Direct action is not always the best way. It is a far greater victory to make another see through your eyes than to close theirs forever.
”
”
Kriea/Darth Traya
β€œ
Dunia ini memang semakin rumit. Semakin maju, tapi juga semakin banyak kegelapan. Semakin kotor. Semakin susah menemukan cinta yang tulus. Apalagi menjaga kebersihan hati.
”
”
Iwan Setyawan
β€œ
Rindu itu ibarat kaos yang udah dua hari nempel dibadan kita. Mau dilepas cucian kotor udah numpuk, gak dilepas baunya bikin nyesek (napas).
”
”
nom de plume
β€œ
Oh, boys. Heran gue. Pikiran lo yang kotor, kenapa gue yang disuruh nutupin badan?
”
”
Pradnya Paramitha (Algoritme Rasa)
β€œ
Dia tidak pernah takut pada laba-laba, sepeda yang kotor, atau jemarinya terkena panas oven--dan dia sering mengalami semua itu. Namun, berjalan ke ruangan yang sama dengan pria yang ditaksirnya? Itu menakutkan.
”
”
Kathryn Littlewood (Bliss (The Bliss Bakery, #1))
β€œ
Selama ini kulihat hidup semakin rumit. Banyak orang tega membunuh hati nurani dengan tangan mereka sendiri. Kusaksikan tangan-tangan politik semakin kotor, meraih kemenangan demi kepentingan sendiri. Pemimpin saling berebut nasi. Pemimpin yang bahkan tak bisa memimpin hidup mereka sendiri. Lumpur menggenangi ratusan rumah, mesjid, sekolah, warung nasi, juga kenangan. Lumpur panas yang tumpah karena uang dan ketidakpedulian. Bahkan ada juga yang membunuh dengan mengatasnamakan agama. Beberapa orang dilarang beribadah di tempat ibadah mereka sendiri. Di mana ada proyek sosial, di sana cenderung ada penipuan. Banyak orang kehilangan hati mereka sendiri. Keluarga merindukan kehangatan.
”
”
Iwan Setyawan (Ibuk,)
β€œ
To be united by hatred is a fragile alliance at best.
”
”
Chris Avellone
β€œ
Plans are fragile things, and life often dashes expectations to the ground.
”
”
Kriea/Darth Traya
β€œ
Mustahil pembajak sawah tgnnya tdk terkotori tanah, sama tdk ada seorg jendral di manapun tgnnya bersih dr bekas lumuran darah
”
”
Dian Nafi (Sarvatraesa: Sang Petualang (Mayasmara, #3))
β€œ
ketidaksukaan pada yang kotor dapat menjadi sedemikian besar sehingga hal itu akan mencegah kita membersihkan diri
”
”
Friedrich Nietzsche (Beyond Good and Evil)
β€œ
Makam, meskipun hanya tempat jasad kita, mestilah kita usahakan yang baik, tidak rusak dan kotor, lagi pula orang yang mau menziarahi makam tersebut tidak akan kesulitan menemuinya.
”
”
Umar Kayam (Lebaran di Karet, di Karet...: Kumpulan Cerpen Umar Kayam)
β€œ
Siapa pun bisa tertarik oleh yang cantik-cantik dan memesona. Tetapi bisakah ketertarikan semacam itu disebut cinta kasih? Cinta kasih sejati sanggup menerima manusia-manusia yang kotor dan compang-camping.
”
”
Shūsaku Endō (Silence)
β€œ
Gadis Peminta-minta Setiap kali bertemu, gadis kecil berkaleng kecil Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka Tengadah padaku, pada bulan merah jambu Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa Ingin aku ikut, gadis kecil berkaleng kecil Pulang ke bawah jembatan yang melulur sosok Hidup dari kehidupan angan-angan yang gemerlapan Gembira dari kemayaan riang Duniamu yang lebih tinggi dari menara katedral Melintas-lintas di atas air kotor, tapi yang begitu kau hafal Jiwa begitu murni, terlalu murni Untuk bisa membagi dukaku Kalau kau mati, gadis kecil berkaleng kecil Bulan di atas itu, tak ada yang punya Dan kotaku, ah kotaku Hidupnya tak lagi punya tanda
”
”
Toto Sudarto Bachtiar
β€œ
Definition: 'Love' is making a shot to the knees of a target 120 kilometers away using an Aratech sniper rifle with a tri-light scope. Love is knowing your target, putting them in your targeting reticule, and together, achieving a singular purpose against statistically long odds.
”
”
HK-47
β€œ
Memaafkan adalah ramuan terpahit yang pernah kamu minum. Menelan amarah adalah jarum raksasa yang akan menguras semua racun kotor dalam darahmu. Tangisanmu adalah hidangan kemenangan, vitamin dan susu pelepas dahaga. Senyummu adalah sebuah isyarat, tanda kemenangan atas kekalahan amarah yang berusaha menaklukanmu.
”
”
Achmad Aditya Avery
β€œ
Ada yang bilang politik itu kotor, seperti kopi yang dicampur ke dalam susu putih, susu putih itu akan berubah menjadi kecokelatan. Namun mereka lupa kopi susu itu lebih enak.
”
”
Achmad Aditya Avery
β€œ
Adakah yg lebih buruk daripada melihat foto teman-temanmu dengan kehidupan mereka yang berkilau cemerlang, lalu melihat ke sekelilingmu-semua remah roti dan tumpukan pakaian kotor serta fakta bahwa kau sendirian- dan menyadari betapa menyedihkannya hidupmu dibanding mereka?
”
”
Annisa Ihsani (Mencari Simetri)
β€œ
Sebagian diri Bapak Wiranata berharap hujan akan melunturkan warna kulit Satya. Sebagian lagi berharap hujan akan mencuci hati tuanya yang kotor.
”
”
Cyntha Hariadi (Manifesto Flora)
β€œ
Menurut saya, pengertian politik itu ada dua macam. Pertama, politik dalam rangka kekuasaan, yaitu bagi yang berkuasa untuk mempertahankan dan melaksanan kekuasaan. Nah, masyarakat umum mengira bahwa arti "politik" satu-satunya adalah kekuasaan, sehingga muncul istilah di kalangan rame bahwa "politik itu kotor". Masyarakat lantas menerima begitu saja arti politik semacam itu, politik dalam arti kekuasaan. Padahal, arti politik yang asli-otentik dan bukan bernuansa kekuasaan adalah pengertian politik yang kedua: politik moral! Yaitu ikhtiar atau niat demi kepentingan dan kesejahteraan orang banyak. Inilah sebetulnya arti politik
”
”
Mohamad Sobary
β€œ
Siapa bilang kau bodoh dalam Matematika?! Kau bodoh dalam hal lain; mengenal dirimu sendiri, misalnya! Mengenal kelebihanmu yang belum pasti orang lain bisa, dan kelebihanmu bisa dimanfaatkan untuk membuka semua rahasia kotor.…” -Cerita 4: Take My Hand One Last Time, TMHOLT-
”
”
Ida R. Yulia (Take My Hand, One Last Time)
β€œ
ANDA MENGALAMI VAGINA LONGGAR? KEPUTIHAN? MENYEMBUHKAN VAGINA LONGGAR, KEPUTIHAN DAN PENYAKIT KEWANITAAN LAINNYA DENGAN TONGKAT VAGINA SUPER (TVS) Hanya Rp. 195.000,- PROMO Beli 2 Gratis 1 Telp. / sms. 081215366621 atau 087728448224 LINE : rumahdenature pin By Request (Online 24 jam) SEGERA TUNTASKAN MASALAH KEWANITAAN ANDA DENGAN PAKET KEPUTIHAN HERBAL PAKET RATU RAPET DAN TONGKAT VAGINA SUPER Hanya Rp. 345.000,- Telp. / sms. 081215366621 atau 087728448224 LINE : rumahdenature pin By Request (Online 24 jam) TUNGGU APALAGI ??? SEGERA PESAN DAN BUAT SUAMI ANDA TERKEJUT RASAKAN SENSASI SEPERTI MALAM PERTAMA Konsultasi dan Pemesanan : Telp. / sms. 081215366621 atau 087728448224 LINE : rumahdenature pin By Request (Online 24 jam) APA SIH TONGKAT VAGINA SUPER (TVS) Tongkat Vagina Super (TVS) yaitu sebuah ramuan yang dikhususkan untuk anda para wanita dan ibu-ibu, sangat aman karena terbuat dari bahan-bahan yang alami, dan rempah-rempah, produk kami tidak membahayakan vagina anda. Produk kami sudah dibuktikan oleh ratusan bahkan ribuan wanita di indonesia bahkan di luar negeri.Tongkat Vagina Super (TVS) adalah sebuah produk yang sangat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai solusi kewanitaan untuk menambah keharmonisan rumah tangga dan juga menjaga kesehatan Miss V anda. Tongkat Vagina Super (TVS) berfungsi untuk mencegah dan mengobati keputihan, merapatkan vagina dan memperkuat daya cengkram otot vagina sehingga kembali seperti masih perawan, menghilangkan bau tidak sedap dan mengharumkan vagina, mengeluarkan lendir kotor dan mencegahnya datang kembali, serta masih banyak lagi fungsi lainnya dari TVS ini untuk daerah kewanitaan anda. Harga Tongkat Vagina Super asli adalah Rp. 195.000,- Anda tidak perlu khawatir seputar efek samping dari TVS karena produk ini terbuat dari 100% bahan herbal dari alam yang diolah secara modern dengan riset dan penelitian terlebih dahulu oleh para ahli herbal. Sehingga, bisa dipastikan TVS aman tanpa efek samping ataupun ketergantungan. KHASIAT TONGKAT VAGINA SUPER (TVS) DE NATURE :
”
”
Tongkat Vagina Super
β€œ
WA 0821-2636-0569, Al Fashdu Tasikmalaya, Totok Darah Tasikmalaya, Buang Darah Kotor Tasikmalaya, Terapi Al Fashdu Tasikmalaya, Pengobatan Al Fashdu Tasikmalaya
”
”
Alfashdu
β€œ
Berpisah dari kefanaan dunia, berpisah dari segala hal yang jelek dan kotor untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. Dengan begitu, kedudukan sebagai orang terpilih akan tercapai
”
”
Sibel Eraslan (Maryam: Bunda Suci Sang Nabi)
β€œ
Jadi pelajaran dari sifat-sifat Allah itu adalah kita tidak boleh sombong kepada orang lain, mengatakan bahwa mereka akan masuk neraka sambil merasa diri paling baik. Karena bisa jadi kesalahan orang lain diampuni Tuhan, tapi kesombongan bisa membuat hati kita kotor, iri, tidak bahagia, berdosa. Pelajaran lainnya adalah jangan berputus asa terhadap kasih sayang Allah, karena yang memasukkan manusia ke surga bukan semata perbuatan yang manusia lakukan, tapi ampunan dan kasih sayang Allah.
”
”
Nailal Fahmi (Pendidikan Keluarga Kami)
β€œ
Cinta kasih sejati sanggup menerima manusia-manusia yang kotor dan compang-camping.
”
”
Shūsaku Endō (Silence)
β€œ
Seseorang pernah berkata bahwa manusia menghabiskan sepertiga hidup mereka dengan bermimpi. Selama bermimpi, mereka menjalani hidup yang sama sekali berbeda dengan hidup yang mereka jalani dalam kehidupan nyata. Dalam mimpi, semua keinginan yang konyol, penuh kekerasan, dan kotor pun terwujud.
”
”
μ •μœ μ • (The Good Son)
β€œ
Bagiku sendiri, alkohol adalah barang yang kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana tekanan dalam pikiran semakin bertambah, seperti gunung berapi yang erupsi, maka terjunlah ke lumpur itu.
”
”
M Faiz Azhar
β€œ
kereta ini melaju terlalu cepat "tolong jangan cepat cepat aku takut perlahan, aku takut jangan tarik aku ke dalam sana jangan perhatikan aku jangan jaga aku tolong buarka aku bebas lepas, aku ingin tanpa hal itu, karna aku pernah kotor biarkan aku membasuh dulu
”
”
gadis rapuh
β€œ
CHARLIE II (METAMORPHIC VERSION) Ia muncul bukan dari layar, melainkan dari sela-sela gelap di antara kedipan mata kitaβ€” tempat pikiran gagal memutuskan siapa sedang menatap siapa. Tubuh kecil itu kembali, bukan sebagai gelandangan komikal, melainkan sebagai pertapa abstrak yang menertawakan seluruh peradaban tanpa membuka bibir. Setiap langkahnya adalah mantra yang salah dieja, menggoyang panggung dengan gerak paling canggung; jatuh-bangun yang kita sebut komedi, padahal itu adalah cara semesta menunjukkan betapa rapuhnya kita: para penonton yang ingin percaya hidup adalah aliran peristiwa yang patut dirayakan layaknya pesta. Ia tidak sedang berjalan. Ia sedang menghapus ingatan sedikit demi sedikitβ€”perlahan-lahan seperti seluloid yang terbakar oleh cahaya proyektor dari dunia yang centang-perentang. Dalam keheningan hitam-putih itu, kitalah yang menjadi pantomim: komik yang berbicara tanpa suara, mengerti tanpa pemahaman, tertawa tanpa tahu siapa yang sedang ditertawakan. Charlie, atau siapapun ia telah menjelma, telah melampaui nama; ia menjadi ruang kosong yang memantulkan wajah cermin kotor yang menunggu kita terpeleset dusta topeng mana yang kita kenakan? kedunguan apa yang kita perankan? Ia tak memanggil kita. Ia mengintai kita. Ia tahu betapa seriusnya kita menjalani hidup, betapa tragisnya kesungguhan itu, betapa bodohnya kesedihan yang mengira dirinya istimewa. Tongkat kecilnya bukan properti panggungβ€” itu garis batas antara imajinasi dan kenyataan yang ingin kita sembunyikan dan yang ingin dunia telanjangi. Setiap putaran adalah meditasi destruktif: sebuah zen yang retak, sebuah pencerahan yang salah arah, sebuah humor yang menusuk jantung sampai kita lupa apakah kita sedang menangis atau tertawa. Di titik ini, tidak ada lagi komedi, hanya ironi. Bukan ia yang tampil untuk kita. Kita yang tampil untuknya. Kitalah karakter minor, figuran tak penting yang sedang terpampang di layar yang terus berputar bahkan setelah bioskop tutup. Kita menyaksikan ia menghilang, padahal yang raib sebenarnya adalah ilusi tentang diri kita sendiri: nama, peran, luka-luka yang kita pelihara, semua runtuh dalam irama yang tak pernah ia mainkan, tetapi selalu kita dengar dalam kebisuan. Ketika layar akhirnya memudar, kita mengira ia telah pergiβ€” padahal ego yang tersisa sebagai jejak bayangan dalam dunia yang sejak awal menonton kita dengan keheningan yang lebih tajam daripada sayatan pisau. Tirai menutup. Namun kesadaran tinggal menggantung di udara seperti debu perak seluloid: kering, dingin, tak bernamaβ€” persis seperti apa yang kita cari dan takutkan selama ini. 2022 - 2025
”
”
Titon Rahmawan
β€œ
Lagi pula tak ada satu pun kota di Eropa yang bisa memberi potret sahih tentang kota Batavia. Penduduk kota Paris, yang terbiasa dengan jalanan berbau dan teramat kotor, juga plaster temboknya yang buruk, tak akan pernah mengerti tentang kemewahan dan keanggunan rumah-rumah di Jawa, demikian pula di kalkuta, yang saban tahun dikuas dengan lumuran baru dari batu gamping. Lapisan ini memberi kesan selaksa perak mewah, dan garis-garis tata bangunan teramat jelas tergambar rapi. Di kota ini, ada banyak rumah yang dengan mudah melampaui kemegahan istana di Eropa.
”
”
HonorΓ© de Balzac (Voyage de Paris Γ  Java / Un drame au bord de la mer)
β€œ
Insan-insan celeng atau celeng-celeng itu sekarang ada di mana-mana. Malah sekarang, untuk menjadi celeng, mereka tidak perlu lagi datang berguru pada raja celeng. Insan-insan celeng sudah diperanakkan dan berkembang biak dengan sendirinya. Maklum, udara sudah kotor dengan udara celeng. Dan nafsu tinggal diturut, dalam sekejap celelng-celeng sudah diperanakkan. Maka dalam waktu singkat, jumlah mereka meledak dengan amat banyak. Lembaga-lembaga pemerintahan dan lembaga-lembaga perwakilan rakyat dipenuhi dengan insan-insan celeng. Di lembaga-lembaga itu apa saja bisa dicelengkan. Jabatan diperjualbelikan secara celeng, anggaran dirancang dengan perhitungan celeng, proyek-proyek pembangunan diselewengkan dengan transaksi celeng. Bahkan politik pun diuangkan dengan celeng. Sebenarnya sudah tersedia kata atau istilah untuk para pelaku semacam itu, yakni koruptor dan politikus kotor. Sedang istilah untuk praktik mereka adalah korupsi dan politik uang. Namun rakyat kebanyakan menyebut mereka celeng. Mungkin karena bagi rakyat kebanyakan, sebutan celeng lebih mudah ditangkap, dan lebih menggambarkan kejahatan dan keserakahan mereka daripada istilah koruptor atau politikus kotor. Mungkin juga karena rakyat ingin mengatakan tentang mereka sebagai apa adanya. Koruptor atau politikus kotor itu biar bagaimana masih manusia atau ada manusiawinya. Sedangkan celeng ya celeng, binatang yang memang tidak mengenal harga diri, rasa malu dan tidak mempunyai nurani. Tapi lebih daripada itu semua, sebutan celeng bisa menerangkan apa yang tidak bisa mereka terangkan.
”
”
Sindhunata (Menyusu Celeng)
β€œ
WANITA DARI MAGDALA: LITURGI BATU YANG MENGINGAT KAPAN DUNIA PERTAMA KALI TERLUKA Fragmen I β€” Mineral yang Lahir Sebelum Hukum Dibentuk Aku keluar dari rahim bumi pada zaman ketika bangsa Romawi belum menancapkan lambang elang di bukit-bukit Yudea, ketika hukum Taurat belum menjelma batu-batu kecil yang bisa dilemparkan oleh manusia. Zaman itu, aku menyembunyikan sejarahku di dalam rekahan mineral: jejak debu dari peralihan kerajaan, fosil kebakaran kuil yang tak pernah tertulis, gema purba dari suku-suku yang hilang sebelum nama mereka bisa dicatat. Sekarang aku digenggam oleh tangan yang mengaku memegang kebenaran. Tetapi aku, batu tua, tahu satu hal: yang mereka genggam bukan keadilanβ€” melainkan rasa takut yang diwariskan dari leluhur-leluhur yang tak pernah damai dengan bayangan mereka sendiri. Fragmen II β€” Arsip Luka Padang Gurun Ketika aku diangkat dari tanah, aku mendengar gurun berbicara: bisikan pasir yang pernah mengubur tentara Herodes, ratapan perempuan yang kehilangan bayi lelaki karena penggenapan nubuat dan gema para zelot yang mati dengan pedang masih hangat di tangan. Langit sore itu bukan langit biasaβ€” warnanya jingga kotor, seperti perkamen Qumran yang lama dipendam oleh tangan yang gentar menuliskan nubuat. Di bawah langit itu, para lelaki menuduh. Di bawah langit itu pula, sejarah mengulang ritus lamanya: menggantung kesalahan pada seorang perempuan demi meredakan badai sosial yang tak sanggup mereka kendalikan. Tangan yang menggenggamku menggetarkan litani politik: ketakutan terhadap Roma, kebencian atas pajak, hasrat untuk menunjukkan setidaknya ada satu hal yang masih bisa mereka kuasaiβ€” tubuh perempuan. Fragmen III β€” Magdalena dalam Bayang Kode Hukum yang Tak Ia Tulis Magdalena berdiri di tengah lingkaran, seperti noktah gelap di peta kekuasaan yang retak. Ia memanggul seluruh ayat yang tidak pernah ditulis oleh perempuan, tetapi dipaksakan pada tubuh perempuan. Dari bawah kaki telanjangnya, aku mendengar sesuatu: bukan isak, bukan doa, tetapi retakan tanah yang mengangkat ritual lama, suara yang bergema lewat diriku: Batu Urim dan Tumim putih dan hitam, ya dan tidak, kesucian dan ketidak-sucian, yang selalu jatuh lebih berat ke tubuh perempuan daripada ke tubuh laki-laki. Angin membawa bau logamβ€” entah dari pedang Romawi yang sedang berpatroli atau dari ketakutan kolektif yang sedang menajamkan dirinya. Wanita itu berdiri seperti pohon zaitun yang diwarisi terlalu banyak sejarah. Dan dunia menatapnya seperti menatap mangsa terakhir yang siap dikorbankan.
”
”
Titon Rahmawan
β€œ
LIMA MONOLOG KOSMIK: Tubuh yang Dijadikan Alibi 4. Batsyeba β€” Air yang Jatuh dari Atap Istana Aku mandi di bawah cahaya senja dan menjadi cermin bagi seorang raja yang kehilangan dirinya. Mereka menuduhku penggoda. Seolah aku yang menulis surat perintah pembunuhan itu, seolah aku yang menabur benih ambisi di atas ranjang kekuasaan. Tidak. Aku hanyalah air yang jatuh dari tubuhku sendiri, Air mata yang luruh ke dalam sejarah yang tidak kuminta. Ketika pintu istana terbuka, aku melangkah masuk bukan sebagai ratu, tapi sebagai pertukaran: nyawa suamiku diganti dengan tempat di dalam rahimku. Tubuhku menjadi akta politik. Anak dalam tubuhku menjadi legitimasi. Kesedihanku menjadi hiasan bagi hikayat raja yang ingin terlihat suci. Tidak ada yang menanyakan apakah aku menginginkannya Tidak ada yang mempermasalahkan bila tubuhku ternyata bukan milikku. Mereka lebih sibuk menulis pujian tentang raja yang selamanya mulia, daripada mendengar suara air yang pernah jatuh dari atap, mengabarkan: β€œKesucian seorang lelaki selalu dibangun dari air mata perempuan yang sengaja disembunyikan.” 4. Tamar β€” Gaun Robek Sebelah Dada Aku datang hanya untuk membawa roti bagi seorang saudara. Sungguh sederhanaβ€” begitu sederhana sehingga dunia tidak menganggapnya berbahaya. Sampai tangan itu menutup pintu. Sampai suaraku patah. Sampai tubuhku terbelah menjadi sebelum dan sesudah. Ketika aku keluar dari kamar itu, gaunku robek di sisi jantung. Robekan itu bukan tanda kehinaan; itu adalah peta jalan menuju kebenaran yang tidak sanggup dibaca oleh siapa pun. Ayahku diam. Saudaraku murka. Negeri ini mencatat tragedi itu sebagai alasan pembunuhan, bukan sebagai seruan keadilan bagi diriku. Tubuhku menjadi mata air kebencian, dan dari mata air itu lahir pemberontakan, darah saudara, hilangnya martabat raja. Mereka menyebutku korban. Mereka menyebutku sumber bencana. Sebenarnya aku hanya perempuan yang kehilangan suara, dan duniaβ€” dunia memanfaatkan kesunyianku sebagai genderang perang. Hingga kini aku masih meletakkan abu di kepalaku dan membawa gaun itu: robek di sebelah dada, menjadi bendera kecil yang berkibar dalam angin sejarah. Tidak untuk memohon belas kasihan, tetapi untuk mengingatkan: β€œLuka yang tidak dipulihkan selalu menjadi alasan bagi sebuah kehancuran.” 5. Maria Magdalena β€” Kebenaran Tanpa Dada, Tanpa Luka Aku adalah tubuh yang menjadi perumpamaan, bukan perempuan yang bernapas dengan paru-paru. Mereka menulis namaku dengan tinta pengampunan, tapi memahat tubuhku dengan stigma yang tak layak kuterima, batu yang hendak merajam tubuhku. Orang-orang berkata aku wanita pendosa. Orang-orang yang sama menaruh tangannya di pundakku untuk mencari keselamatan. Sungguh aneh, bukan? Aku yang dianggap kotor justru menjadi cermin air tempat mereka datang mencari wajah Tuhan. Aku mencium debu dari kaki seorang lelaki yang membawa terang; tetapi dunia hanya melihat ikal rambutku, bukan jiwaku. Mereka menghapusku dari sejarah agar yang kudus tetap bersih dan yang manusia tetap bersalah. Setiap malam aku mendengar suaraku sendiri memantul di dalam gua: β€œJika aku pendosa, mengapa aku berdiri yang paling depan mengetuk pintu belas kasihan?” Mungkin dosa bukan milikku. Mungkin dosa adalah nama yang diberikan dunia pada perempuan yang berani melihat wajahnya sendiri yang penuh luka.” Aku tidak suci. Aku tidak najis, jika itu sangkamu. Aku hanya perempuan yang menolak diam. Dan duniaβ€” dunia tidak pernah siap menghadapi perempuan yang tahu bahwa air mata adalah saksi yang lebih jujur daripada kitab apa pun. Desember 2025
”
”
Titon Rahmawan