Indonesia Itu Indah Quotes

We've searched our database for all the quotes and captions related to Indonesia Itu Indah. Here they are! All 4 of them:

β€œ
Mencintai perempuan itu artinya juga mesti mencintai gudignya, batuknya, bau apeknya, ilernya, boroknya, dan setiap kekurangannya. Jika mencintai hanya pada bagian yang secara kasat nampak indah, itu cintanya perlu direkonstruksi ulang. Sama halnya mencintai Indonesia, itu artinya juga mesti mencintai semua penghuninya, termasuk mereka yang koruptor, begenggek, bajingan, jahat dan siapapun yang sebenarnya patut dibenci. Dengan kata lain, cinta bisa dinamakan cinta jika itu berlangsung dalam skala yang total.
”
”
Usman Arrumy
β€œ
Engkau tahu apa artinya Indonesia? Indonesia adalah pohon yang kuat dan indah itu. Indinesia adalah langit yangbiru dan terang itu. Indonesia adalah mega putih yang bergerak pelan itu. Ia adalah udara yang hangat. Saudara-saudaraku yang tercinta, laut yang menderu-deru memukul-mukul ke pantai di waktu senja, bagiku adalah jiwanya Indonesia yang bergolak dalam gemuruhnya gelombang samudera. Bila kudengar anak-anak tertawa, aku mendengar Indinesia. Bila aku menghirup untaian bunga, aku menghirup Indonesia. Inilah arti tanah air kita bagiku.
”
”
Cindy Adams (Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia)
β€œ
Sering kali aku duduk di beranda Istana Merdeka, seorang diri. Beranda itu tidak begitu bagus. Separuh tertutup awning untuk mengurangi panas dan sinar matahari, satu-satunya perabotannya adalah kursi rotan tanpa kain pelapis yang tidak dicat dan meja bertaplak kain batik bikinan negeriku. Satu-satunya hak khusus yang diberikan padaku karena jabatanku yang tinggi adalah sebuah kursi dengan bantal di atasnya. Itulah yang disebut dengan "Kursi Presiden". Dan aku duduk di sana. Dan menatap. Dan memandang keluar ke taman indah dan menyegarkan, yang tanamannya kuatur dengan tanganku sendiri. Dan aku merasa sangat kesepian. Aku ingin berbaur dengan rakyat. Itulah yanh menjadi sifatku. Tetapi sekarang aku tidak dapat lagi berbuat demikian. Sering aku merasa tercekik, napasku mau berhenti, apabila aku tidak bisa pergi keluar dan bersatu dengan rakyat jelata yang melahirkanku.
”
”
Cindy Adams (Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia)
β€œ
Saya jadi ingat orang Baduy, Banten Selatan, yang tidak butuh sekolah. Kata mereka, mendingan bodoh daripada pintar buat minterin orang lain. Bagi saya, buku ini merupakan gambaran anak muda Indonesia, yang mau hidup berbagi dengan orang yang terpinggirkan dari arus modernisasi. Butet memberi contoh lewat buku ini, bahwa ilmu yang kita miliki harus dibagikan kepada orang lain yang kesulitan menjangkaunya. Butet ternyata sudah melampaui generasinya, yang umumnya menyukai cara β€˜seduh langsung dimakan’. Semoga muncul generasi pionir seperti Butet di negeri ini. Berbagi itu indah!
”
”
Gola Gong (Sokola Rimba: Pengalaman Belajar Bersama Orang Rimba)