“
No winter lasts forever; no spring skips its turn.
”
”
Hal Borland
“
Kenapa harus takut gelap kalau ada banyak hal indah yang hanya bisa dilihat sewaktu gelap?
-Nishimura Kazuto
”
”
Ilana Tan (Winter in Tokyo)
“
Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.
”
”
Tere Liye (Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin)
“
walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kau percayai, percayalah bahwa aku mecintaimu. sepenuh hatiku.
”
”
Ilana Tan (Sunshine Becomes You)
“
Hal yang terpenting dalam cinta adalah persahabatan. Dan hal yang terpenting dalam persahabatan adalah cinta ...
”
”
Winna Efendi (Ai)
“
Knowing trees, I understand the meaning of patience. Knowing grass, I can appreciate persistence.
”
”
Hal Borland
“
Actors are so fortunate. They can choose whether they will appear in tragedy or in comedy, whether they will suffer or make merry, laugh or shed tears. But in real life it is different. Most men and women are forced to perform parts for which they have no qualifications. Our Guildensterns play Hamlet for us, and our Hamlets have to jest like Prince Hal. The world is a stage, but the play is badly cast.
”
”
Oscar Wilde (Lord Arthur Savile's Crime and Other Stories)
“
Cintanya adalah paket air mata, keringat, dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang.
”
”
Dee Lestari (Rectoverso)
“
Jika berfikir positif, ternyata mengenal seseorang secara emosional memberikan akses pada sebuah bank data kepribadian tempat kita belajar banyak hal baru.
”
”
Andrea Hirata
“
Begitu banyak hidup orang berubah lantaran sebuah pertemuan. Disebabkan hal itu, umat Islam disarankan melihat banyak tempat dan bertemu dengan banyak orang supaya nasibnya berubah
”
”
Andrea Hirata (Padang Bulan)
“
Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kau berikan? Apakah kau akan menerima pengakuanku? Apakah kau akan percaya padaku? Apakah kau masih akan menatapku seperti ini? Atau apakah justru kau akan menjauh dariku? Meninggalkanku? Tapi aku tahu aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu. Jangan pergi dariku. Tetaplah disisiku
”
”
Ilana Tan
“
Aku ingin pacaran dengan orang yang dia tahu hal yang aku sukai tanpa perlu kuberitahu, yang membuktikan kepadaku bahwa cinta itu ada tetapi bukan oleh apa yang dikatakannya melainkan oleh sikap dan perbuatannya.
”
”
Pidi Baiq (Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990)
“
Ranger locked eyes with me. "Please," he said.
Tank and Hal were goggle-eyed. They weren't used to "please." I wasn't used to it either. But I liked it.
Okay," I said. "Be careful. He's insane.
”
”
Janet Evanovich
“
Terkadang ada hal-hal yang pingin banget kita lupain tapi nggak bisa, Tar. Dalam kasus gue, bukan kadang lagi. Ada banyak banget hal yang pingin banget bisa gue lupain. Kadang juga, ada kenyataan-kenyataan yang pingin banget kita ingkarin. Tapi nggak bisa juga. Dalam kasus gue, lagi-lagi ada banyak banget kenyataan yang kalo aja bisa, pingin banget gue ingkarin. (Matahari Senja)
”
”
Esti Kinasih (Jingga Dalam Elegi)
“
Orang yang memendam perasaan sering kali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian disekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.
”
”
Tere Liye (Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin)
“
Tak ada satu hal pun tanpa bayang-bayang, kecuali terang itu sendiri.
”
”
Pramoedya Ananta Toer (Child of All Nations (Buru Quartet, #2))
“
Percayalah, hal yang paling menyakitkan di dunia bukan saat kita lagi sedih banget tapi nggak ada satupun teman untuk berbagi. Hal yang paling menyakitkan adalah saat kita lagi happy banget tapi justru nggak ada sat pun tema untuk membagi kebahagiaan tersebut.
”
”
Tere Liye (Berjuta Rasanya)
“
Ranger sent us to check on you," Hal said. "We just got here, and we heard shots."
"Some moron ate my jelly doughnut," Lula said. "So I shot him.
”
”
Janet Evanovich (Sizzling Sixteen (Stephanie Plum, #16))
“
Karena cinta tidak ingin bertahan dalam hati dua orang yang tidak menginginkan hal yang sama. Karena jika salah satunya tidak memiliki ruang yang cukup untuk cinta, maka cinta itu akan beranjak pergi.
”
”
Winna Efendi (Refrain)
“
Dan bila ada hal yang membahagiakan sekaligus menyedihkan untuk dipikirkan, itu adalah masa lalu yang indah... -Kay Olivier
”
”
Prisca Primasari (Éclair: Pagi Terakhir di Rusia)
“
Yah, seperti yang kita semua tahu, satu-satunya hal yang bisa menyembuhkan patah hati adalah waktu—atau orang baru.
”
”
Nina Ardianti (Restart)
“
Banyak hal yang tak bisa dipaksakan, tapi layak diberi kesempatan.
”
”
Dee Lestari
“
Like most North Americans of his generation, Hal tends to know way less about why he feels certain ways about the objects and pursuits he's devoted to than he does about the objects and pursuits themselves. It's hard to say for sure whether this is even exceptionally bad, this tendency.
”
”
David Foster Wallace (Infinite Jest)
“
Two sounds of autumn are unmistakable...the hurrying rustle of crisp leaves blown along the street...by a gusty wind, and the gabble of a flock of migrating geese.
”
”
Hal Borland
“
Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti
”
”
Raditya Dika (Manusia Setengah Salmon)
“
Open the pod bay doors, Hal.
”
”
Arthur C. Clarke (2001: A Space Odyssey (Space Odyssey, #1))
“
karena terkadang ada beberapa hal yang harus dikatakan baru bisa dimengerti
”
”
Windhy Puspitadewi (Seandainya...)
“
Manusia bisa menua, tempat bisa berubah, kita bisa melupakan. Karena itulah kamera digunakan, untuk merekam hal-hal yang tidak dapat diingat manusia dengan sempurna
”
”
Winna Efendi (Refrain)
“
Perempuan, Kau pasti tahu sakitnya cinta yg tak terkatakan.Cinta yg hanya mampu didekap dlm bungkam, Kata orang bahkan diam berbicara. Tapi, menurutku hal itu tdk berlaku dlm cinta. Sebab cinta harus diekspresikan dan pantang dibawa diam. Sebab cinta harusnya dinyatakan, lalu dibuktikan dgn sikap.Bgtu seharusnya cinta.Tapi, aku memang tidak punya pilihan. Maafkan!
”
”
Asma Nadia (Emak Ingin Naik Haji)
“
Ada banyak hal tampak yang bisa kita tertawakan. Tapi sungguh lebih berbilang hal tak kasat yang selayaknya kita tangisi.
”
”
Salim Akhukum Fillah
“
Orang yang memendam perasaan sering kli terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian disekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.
”
”
Tere Liye (Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin)
“
Orang yang baca banyak buku kayak kamu dan menguasai sejarah nggak mungkin bodoh. Kamu cuma sial karena hidup di tempat dan waktu yang salah. Tempat dan waktu ketika kamu dianggap bodoh kalau kamu nggak pintar dalam hal yang namanya sains.
”
”
Windhy Puspitadewi
“
Man can live about forty days without food, about three days without water, about eight minutes without air...but only for one second without hope.
”
”
Hal Lindsey
“
para pemeluk agama pasti marah jika tahu aku mengatakan hal itu, karena mereka hanya memeluk agama, cuma meluk jadi cenggur. beda dengan penyetubuh/pengencuk agama yang paham dengan agamanya hingga bisa klimaks dengan Tuhan. Met pacaran ma Tuhan Cuuk!!
”
”
Sujiwo Tejo (Ngawur Karena Benar)
“
Ayahku adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidupku
”
”
Andrea Hirata (Edensor)
“
Aku bersedia melakukan apa pun agar kau tetap berada di sisiku, bersamaku, selama kau juga menginginkan hal yang sama.
”
”
Ilana Tan (In a Blue Moon)
“
Meminta maaf ketika salah adalah wujud dari banyak hal. Wujud dari sadar bahwa seseorang cukup mawas diri bahwa dia salah. Wujud dari kemenagan dia melawan arogansi. Wujud dari penghargaan dia kepada orang yang dimintakan maaf.
”
”
Adhitya Mulya (Sabtu Bersama Bapak)
“
Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kau percayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku
”
”
Ilana Tan (Sunshine Becomes You)
“
Apa boleh buat, jalan seorang penulis adalah jalan kreativitas, di mana segenap penghayatannya terhadap setiap inci gerak kehidupan, dari setiap detik dalam hidupnya, ditumpahkan dengan jujur dan total, seperti setiap orang yang berusaha setia kepada hidup itu sendiri—satu-satunya hal yang membuat kita ada.
”
”
Seno Gumira Ajidarma (Ketika Jurnalisme Dibungkam Sastra Harus Bicara)
“
Banyak orang yang berharap dapat memutar kembali waktu karena penyesalan, sampai hanya itu yang tinggal di benak mereka. Sampai penyesalan menggerogoti jiwa mereka, sampai lama-kelamaan mereka mati bersamanya. Penyesalan, sama seperti hidup, sama seperti kenangan, adalah hal yang sangat mengerikan.
”
”
Winna Efendi (Unforgettable)
“
Menunggu dan berharap. Selalulah meminta pertolongan dengan dua hal itu. Menunggu berarti sabar. Berharap berarti doa.
”
”
Tere Liye (Pukat)
“
ada banyakcara menikmati sepotong kehidupan saat kalian sedang tertikam belati sedih. salah satunya dengan menerjemahkan banyak hal yang menghiasi dunia dengan cara tak lazim. saat melihat gumpalan awan di angkasa. saat menyimak wajah-wajah lelah pulang kerja. saat menyimak tampias air yang membuat bekas di langit-langit kamar. dengan pemahaman secara berbeda maka kalian akan merasakan sesuatu yang berbeda pula. memberikan kebahagiaan utuh -yang jarang disadari- atas makna detik demi detik kehidupan.
”
”
Tere Liye (Sunset Bersama Rosie)
“
Orang nggak bisa milih siapa bapaknya, ibunya, sukunya, warna kulitnya, jenis kelaminnya, bahkan kadang-kadang agamanya. Jadi konyol, kalau aku ngejauhi orang-orang gara-gara hal yang nggak bisa mereka pilih sendiri. Kayak orang bego aja.
”
”
Windhy Puspitadewi (Let Go)
“
Tulisan itu rekam jejak. Sekali dipublikasikan, tak akan bisa kau tarik. Tulislah hal-hal berarti yg tak akan pernah kau sesali kemudian.
”
”
Helvy Tiana Rosa
“
hal paling sinting yang mungkin dilakukan umat manusia d muka bumi ini sebagian besar berasal muasal dari cinta
”
”
Andrea Hirata (Padang Bulan)
“
Remember, the moment you accept total responsibility for everything in your life is the moment you claim the power to change anything in your life.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
Moving on bukan artinya aku melupakan semua hal yang terjadi di antara kita, Yud. Ini artinya aku menerima apa yang terjadi, dengan ikhlas, dan melanjutkan hidupku.
”
”
Nina Ardianti (Restart)
“
Did you take Joyce's engine?'
'My instructions were to disable the car, but one of the men bet Hal a burger he couldn't get the engine out. So Hal removed the engine.
”
”
Janet Evanovich (Lean Mean Thirteen (Stephanie Plum, #13))
“
Stig: 'Of course, she'll sail rings around Wolfswind,'
Hal: 'Then why didn't you tell him that?'
Stig: 'I like my head where it is.
”
”
John Flanagan (The Outcasts (Brotherband Chronicles, #1))
“
Kadang-kadang saya merasa sangat terisolasi. Saya hidup di dunia saya sendiri, dan hal ini seperti berada di pengasingan. Saya tidak tahu apakah orang masih ingin tahu apa yang sebenarnya saya pikirkan.
”
”
Pramoedya Ananta Toer (Saya Terbakar Amarah Sendirian!)
“
Hidup penuh dengan ketidakpastian, tetapi perpindahan adalah salah satu hal yang pasti. Kalau pindah diidentikkan dengan kepergian, maka kesedihan menjadi sesuatu yang mengikutinya..... Padahal, untuk melakukan pencapaian lebih, kita tak bisa hanya bertahan di tempat yang sama. Tidak ada kehidupan lebih baik yang bisa didapatkan tanpa melakukan perpindahan.
Gue jadi berpikir, ternyata untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik, gue gak perlu menjadi manusia super. Gue hanya perlu menjadi manusia setengah salmon: berani pindah.
”
”
Raditya Dika (Manusia Setengah Salmon)
“
Mencintai seseorang merupakan hal yang fantastis, meskipun orang yang dicintai itu merasa muak.
”
”
Andrea Hirata (Ayah)
“
Segala hal dalam hidup ini terjadi tiga kali, boi. Pertama lahir, kedua hidup, ketiga mati. Pertama lapar, kedua kenyang, ketiga mati. Pertama jahat, kedua baik, ketiga mati. Pertama benci, kedua cinta, ketiga mati. Jangan lupa mati, boi.
”
”
Andrea Hirata (Ayah)
“
Banyak hal dengan mudah terlupakan, seperti kita sama sekali lupa kenapa kita tidak bisa mengingatnya lagi. Sesuatu bisa begitu saja hilang dari ingatan, seperti arwah, seperti mimpi. Kita cuma bisa merasakan jejaknya pada diri kita tanpa bisa mengenalinya lagi. Kita tinggal benci, kita tinggal marah, tinggal takut, tinggal cinta. Kita tak tahu kenapa.
”
”
Ayu Utami (Saman)
“
Zaten küçüklüğümden beri saadeti israf etmekten korkar, bir kısmını ilerisi için saklamak isterdim... Bu hal gerçi birçok fırsatları kaçırmama sebep olurdu, fakat fazlasını isteyerek talihimi korkutmaktan her zaman çekinirdim.
”
”
Sabahattin Ali (Kürk Mantolu Madonna)
“
Mungkin sejak aku percaya bahwa jika memberi hal manis untuk diri kita tiap pagi, kita selalu siap menghadapi hal pahit yang mungkin akan terjadi nanti.
”
”
Fahrul Khakim (Hiding My Heart: Setetes Embun dari London)
“
Kyra." Fred caught Kyra's eyes. "I'm not in love with Ariana and I don't want half the kingdom."
"You don't?"
He shook his head. "But I might stick around for a little while longer. There are some interesting things in the Kingdom of Mohr."
"Like what?"
"Like a certain funny and extremely talented potioner."
Kyra took a breath. "I have to warn you, Hal isn't that great as a boyfriend. He's pretty self absorbed.
”
”
Bridget Zinn (Poison)
“
Bukan seberapa lama umat manusia bisa bertahan hidup sebagai ukuran kebahagiaan, tapi seberapa besar kemampuan mereka memeluk erat-erat semua hal menyakitkan yang mereka alami.
”
”
Tere Liye (Hujan)
“
Jika ada hal lain yang sangat menakjubkan di dunia ini selain cinta, adalah sepakbola.
”
”
Andrea Hirata
“
Kalabalık beni sahiden sıktı. Ben ikide birde böyle oluyorum, bazen bütün insanları boyunlarına sarılıp öpecek kadar seviyorum, bazen de hiçbirinin yüzünü görmek istemiyorum. Bu nefret filan değil… İnsanlardan nefret etmeyi düşünmedim bile… Sadece bir yalnızlık ihtiyacı. Öyle günlerim oluyor ki, etrafımdan küçük bir hareket, en hafif bir ses bile istemiyorum. Fakat sonra birdenbire etrafımda bana yakın birilerini arıyorum. Bütün bu beynimde geçenleri teker teker, uzun uzun anlatacak birini. O zaman nasıl hazin bir hal aldığımı tasvir edemezsiniz. Kış günü sokağa atılmış bir kedi gibi kendimi zavallı hissediyorum.
”
”
Sabahattin Ali (İçimizdeki Şeytan)
“
A borderline suffers a kind of emotional hemophilia; [s]he lacks the clotting mechanism needed to moderate [his or her] spurts of feeling. Stimulate a passion, and the borderline emotionally bleeds to death.
”
”
Jerold J. Kreisman (I Hate You—Don't Leave Me: Understanding the Borderline Personality)
“
Segala hal memiliki lawannya. Bukan musuh. Melainkan pasangan yang berkebalikan ... Dia yang tidak melihat bayang-bayangnya sendiri, dia tidak akan mendapatkan pembebasan.
”
”
Ayu Utami (Lalita)
“
Kau tahu, Nak, sepotong intan terbaik dihasilkan dari dua hal, yaitu, suhu dan tekanan yang tinggi di perut bumi. Semakin tinggi suhu yang diterimanya, semakin tinggi tekanan yang diperolehnya, maka jika dia bisa bertahan, tidak hancur, dia justeru berubah menjadi intan yang berkilau tiada tara. Keras. Kokoh. Mahal harganya.
“Sama halnya dengan kehidupan, seluruh kejadian menyakitkan yang kita alami, semakin dalam dan menyedihkan rasannya, jika kita bisa bertahan, tidak hancur, maka kita akan tumbuh menjadi seseorang berkarakter laksana intan. Keras. Kokoh.
”
”
Tere Liye (Negeri Di Ujung Tanduk)
“
jika ada dua hal yang bisa kamu pegang dari seorang laki-laki, itu adalah kesetiaan dan tanggung jawab
”
”
Stephanie Zen (Perhaps You: Hanya Cinta yang Bisa)
“
Summer ends, and Autumn comes, and he who would have it otherwise would have high tide always and a full moon every night.
”
”
Hal Borland
“
Sejarah telah memperlihatkan semua hal tentang kerakusan, kesombongan, kekejaman, keikhlasan, pengorbanan, dan daya juang di mana semua orang dapat becermin. Namun tampaknya manusia lebih bernafsu membuat sejarah ketimbang belajar dari sejarah.
”
”
Andrea Hirata (Sebelas Patriot)
“
Akhirnya, ada beberapa hal yang aku nggak ahli, kan, K? I can't tell you how I love you. That's just—way beyond my vocabulary.
”
”
Morra Quatro (Forgiven)
“
Kalau kamu gak bisa tertawa berulang-ulang untuk hal yang sama, lalu mengapa kamu terus menangis berulang-ulang untuk masalah yang sama?
”
”
Nina Ardianti
“
Love the life you have while you create the life of your dreams. Don't think you have to choose one over the other.
”
”
Hal Elrod (Taking Life Head On! (The Hal Elrod Story): How To Love The Life You Have While You Create The Life of Your Dreams)
“
Ada banyak hal-hal hebat yang tampil sederhana. Bahkan sepertinya, banyak momen berharga dalam hidup datang dari hal-hal kecil yang luput kita perhatikan. Karena kita terlalu sibuk mengurus sebaliknya.
”
”
Tere Liye (Tentang Kamu)
“
Discipline creates lifestyle.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
Wanita adalah mahkluk kepastian. Sebagian besar dari mereka bisa menunggu dengan sabar datangnya kepastian tersebut; menunggu, menunggu dan terusss menunggu.
Maka, biar momen menunggu itu tetap berkualitas, mari di-isi dengan hal2 yang positif. Sibukkan diri dengan aktivitas2 bermanfaat. Terus memperbaiki diri. Nah, kalau ternyata si mister x itu nggak nyadar2 juga ditungguin, malah nyantol ke tempat lain, setidaknya momen menunggunya tidak sia-sia.
”
”
Tere Liye
“
kata orang bijak, kita tidak pernah merasa lapar untuk dua hal. satu, karena jatuh cinta. dua, karena kesedihan yang mandalam. aku pernah merasakan dua hal itu sekaligus. jadi bayangkanlah betapa tidak pentingnya urusan makan.
”
”
Tegar Sunset Bersama Rosie by Tere Liye
“
Impian itu seperti sayap. Dia membawamu pergi ke berbagai tempat. Kurasa, mamamu sadar akan hal itu. Dia tahu, kalau dia mencegah mimpimu, itu sama aja dengan memotong sayap burung. Burung tersebut memang nggak akan lari, tapi burung tanpa sayap sudah bukan burung lagi. Dan manusia tanpa mimpi, sudah bukan manusia lagi.
”
”
Windhy Puspitadewi (Let Go)
“
Tidak ada yang salah dengan menyukai seseorang. Hal itu hanya akan membuatmu lebih kuat.
”
”
Winna Efendi (Truth or Dare)
“
Kekuatan yang kita miliki mungkinlah tidak sebanding dengan ketidakadilan yang ada, tapi satu hal yang pasti: Tuhan tahu bahwa kita telah berusaha melawannya.
”
”
Pramoedya Ananta Toer (Child of All Nations (Buru Quartet, #2))
“
Hal: "...Then we'll leave in a huff, taking you with us."
"I've always wanted to travel in a huff," Ingvar mused. "It sounds very comfortable. I imagine they're well padded."
"Lined with feathers, in fact," Gilan put in.
”
”
John Flanagan (Slaves of Socorro (Brotherband Chronicles, #4))
“
…Dunia ini penuh dengan keajaiban karena hal-hal yang tidak masuk akal masih terus berlangsung. Seorang fotografer ingin membagi duka dunia di balik hal-hal yang kasat mata….para fotografer membagi pandangan, tetapi yang memandang fotonya ternyata buta meskipun mempunyai mata. Keajaiban dunia adalah suatu ironi, di depan kemanusiaan yang terluka, manusia tertawa-tawa.
”
”
Seno Gumira Ajidarma (Kisah Mata: Fotografi antara Dua Subyek : Perbincangan tentang Ada)
“
Setiap hari aku berandai-andai, membayangkan betapa beruntungnya aku jika bisa selalu bersama hal seindah dirimu seumur hidupku.
”
”
Christian Simamora (All You Can Eat)
“
Banyak hal yang nggak perlu kedengeran bunyinya, tapi kelihatan dari tindakannya.
”
”
Dee Lestari (Partikel)
“
Hal, if I tell thee a lie, spit in my face, call me horse.
”
”
William Shakespeare (King Henry IV, Part 1)
“
Aku pernah berkata pada Sei, mencintai, dalam bentuk apa pun memang menyakitkan. Kau tahu apa yang dia katakan? Dia bilang, tidak, mencintai adalah hal paling indah di dunia ini, terutama ketika kau melihat orang yang kau cintai bahagia. Aku mengerti artinya sekarang.
”
”
Winna Efendi (Ai)
“
Indonesia ini memang negeri yang unik, penuh dengan hal-hal yang seram serius, tetapi penuh dagelan dan badutan juga. Mengerikan tapi lucu, dilarang justru dicari dan amat laku, dianjurkan, disuruh tetapi malah diboikot, kalah tetapi justru menjadi amat populer dan menjadi pahlawan khalayak ramai, berjaya tetapi keok celaka, fanatik anti PKI tetapi berbuat persis PKI, terpeleset tetapi dicemburui, aman tertib tetapi kacau balau, ngawur tetapi justru disenangi, sungguh misterius tetapi gamblang bagi semua orang. Membuat orang yang sudah banyak makan garam seperti saya ini geleng-geleng kepala tetapi sekaligus kalbu hati cekikikan. Entahlah, saya tidak tahu. Gelap memprihatinkan tetapi mengandung harapan fajar menyingsing......(menyanyi) itulah Indonesia. Menulis kolooom selesai.
["Fenomena PRD dll,"].
”
”
Y.B. Mangunwijaya (Politik hati nurani)
“
Untuk bisa membaca banyak buku diperlukan dua hal dimana uang dan waktu tidak termasuk diantaranya. Dua hal tersebut adalah gairah dan kerendahan hati bahwa kita banyak tak tahu.
”
”
Helvy Tiana Rosa
“
Aku ingin menjadi Layang-Layang. Terbang tinngi melihat banyak hal. Ingin membaca ribuan buku. Ingin tahu banyak hal baru yang menakjubkan.
”
”
Tere-Liye
“
Justru karena ini hal kecil. Jangan sampai dia meremehkan suatu hal, sekecil apapun.
”
”
Ahmad Fuadi (Negeri 5 Menara)
“
Kadang kita memang harus belajar hal yang berbeda dalam satu waktu: belajar untuk mencintai dan melupakan sekaligus.
”
”
Helvy Tiana Rosa
“
Kadang-kadang, orang membaca buku supaya dikira pintar. Lalu mereka membaca buku sastra terkenal, buku yang mendapat penghargaan. Dan, meskipun mereka ngga menyukainya, mereka bilang sebaliknya karena ingin dianggap bisa memahami sastrawan kelas atas. Ini adalah hal bodoh. Jangan pernah membaca karena ingin dianggap pintar; bacalah karena kamu mau membaca, dan dengan sendirinya kamu akan jadi pintar.
”
”
Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (Jakarta Sebelum Pagi)
“
Bahwa hidup ini penuh misteri dan tidak sesederhana yang kamu bayangkan. Perbuatan terkadang tidak selalu cukup untuk mewakili perasaan, dalam beberapa hal kamu harus mengatakannya.
”
”
Windhy Puspitadewi
“
It’s of some interest that the lively arts of the millenial U.S.A. treat anhedonia and internal emptiness as hip and cool. It’s maybe the vestiges of the Romantic glorification of Weltschmerz, which means world-weariness or hip ennui. Maybe it’s the fact that most of the arts here are produced by world-weary and sophisticated older people and then consumed by younger people who not only consume art but study it for clues on how to be cool, hip - and keep in mind that, for kids and younger people, to be hip and cool is the same as to be admired and accepted and included and so Unalone. Forget so-called peer-pressure. It’s more like peer-hunger. No? We enter a spiritual puberty where we snap to the fact that the great transcendent horror is loneliness, excluded encagement in the self. Once we’ve hit this age, we will now give or take anything, wear any mask, to fit, be part-of, not be Alone, we young. The U.S. arts are our guide to inclusion. A how-to. We are shown how to fashion masks of ennui and jaded irony at a young age where the face is fictile enough to assume the shape of whatever it wears. And then it’s stuck there, the weary cynicism that saves us from gooey sentiment and unsophisticated naivete. Sentiment equals naïveté on this continent...
...Hal, who’s empty but not dumb, theorizes privately that what passes for hip cynical transcendence of sentiment is really some kind of fear of being really human, since to be really human (at least as he conceptualizes it) is probably to be unavoidably sentimental and naive and goo-prone and generally pathetic, is to be in some basic interior way forever infantile, some sort of not-quite-right-looking infant dragging itself anaclitically around the map, with big wet eyes and froggy-soft skin, huge skull, gooey drool. One of the really American things about Hal, probably, is the way he despises what it is he’s really lonely for: this hideous internal self, incontinent of sentiment and need, that pules and writhes just under the hip empty mask, anhedonia.
”
”
David Foster Wallace (Infinite Jest)
“
Kamu tahu kenapa kita mengenang banyak hal saat hujan turun? Karena kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya.
”
”
Tere Liye (Hujan)
“
I want to tell you,' the voice on the phone said. 'My head is filled with things to say.'
...
'I don't mind,' Hal said softly. 'I could wait forever.'
'That's what you think,' the voice said. The connection was cut.
”
”
David Foster Wallace (Infinite Jest)
“
Dikehendakinya manusia untuk hidup, diberikannya kesenangan sekaligus penderitaan yang mendampingi ia sampai mati. Kerinduan akan kebahagian serta membenci diri sendiri menjadi hal yang indah sekaligus mengerikan.
”
”
Randy Juliansyah Nuvus
“
He doesn’t look very smart,” Diesel said. “He’s not even giving me the finger.”
“Can monkey’s do that?” Hal asked.
Carl gave him the finger.
“Cool!” Hal said.
”
”
Janet Evanovich (Plum Spooky (Stephanie Plum, #14.5))
“
How come she never got sad?”
She did get sad, Booboo. She got sad in her way instead of yours and
mine. She got sad, I’m pretty sure.”
Hal?”
You remember how the staff lowered the flag to half-mast out front by
the portcullis here after it happened? Do you remember that? And it
goes to half-mast every year at Convocation? Remember the flag, Boo?”
Hey Hal?”
Don’t cry, Booboo. Remember the flag only halfway up the pole?
Booboo, there are two ways to lower a flag to half-mast. Are you
listening? Because no shit I really have to sleep here in a second. So
listen - one way to lower the flag to half mast is just to lower the
flag. There’s another way though. You can also just raise the pole.
You can raise the pole to like twice its original height. You get me?
You understand what I mean, Mario?”
Hal?”
She’s plenty sad, I bet.
”
”
David Foster Wallace (Infinite Jest)
“
Perasaan bisa memudar seiring waktu, tapi ada beberapa hal yang tak pernah hilang, perasaan yang pantas untuk diperjuangkan. Pertanyaannya adalah, perasaanmu untuknya jatuh pada kategori yang mana?" - Tabitha
”
”
Winna Efendi (Tomodachi (SCHOOL, #2))
“
Menjadi penulis adalah sebuah perjalanan panjang, yang tidak selalu diisi oleh hal-hal yang menyenangkan. Akan selalu ada kritik, akan selalu ada komentar negatif, akan selalu ada kesalahan. Yang terpenting adalah kita belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut dan bangkit untuk menggapai mimpi kita.
”
”
Winna Efendi (Draf 1: Taktik Menulis Fiksi Pertamamu)
“
Hal Incandenza has an almost obsessive dislike for deLint, whom he tells Mario he sometimes cannot quite believe is even real, and tries to get to the side of, to see whether deLint has a true z coordinate or is just a cutout or projection.
”
”
David Foster Wallace (Infinite Jest)
“
Jika ada hal lain yang sangat menakjubkan di dunia ini selain cinta, adalah sepak bola.
”
”
Andrea Hirata (Sebelas Patriot)
“
Waktu adalah hal yang aneh sekali. Bagaimana dia bisa memisahkan kita dari kita di masa lalu?
”
”
Ayu Utami (Saman)
“
Bagaimana mungkin ada seteru jika tak ada konsep ambisi?
Karena tiada jenjang yang perlu didaki kecuali tangga bambu yang seragam.
Bagaimana bisa ada kompetisi jika semua orang melakukan hal serupa dengan gaji sama rata?
”
”
Dee Lestari (Supernova: Akar)
“
Tentang kopi kesukaanmu, cappucino, kopi itu bukan dari italia. Aslinya berasal dari biji-biji kopi Turki yang tertinggal di medan perang di Kahlenberg. Hanya sebuah info pengetahuan kecil-kecilan. Assalamu’alaikum” — Fatma, 99 Cahaya di Langit Eropa hal. 50
”
”
Hanum Salsabiela Rais (99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa)
“
I am the Prince of Wales; and think not, Percy,
To share with me in glory any more:
Two stars keep not their motion in one sphere;
”
”
William Shakespeare (King Henry IV, Part 1)
“
Year's end is neither an end nor a beginning but a going on, with all the wisdom that experience can instill in us.
”
”
Hal Borland
“
Senang definisi gue: elo tertawa lepas. Senang definisi elo? Mungkin gue nggak akan pernah tahu karena setiap gue mencoba melakukan hal-hal manis yang gue lakukan dengan perempuan lain yang sepanjang sejarah tidak pernah gagal membuat mereka kelepek-kelepek, ucapan yang harus gue dengar hanya, "Harris darling, udah deh, nggak usah sok manis. Go back being the chauvinistic jerk that I love." That's probably as close as I can get hearing that she loves me. (Harris)
”
”
Ika Natassa (Antologi Rasa)
“
A foolish way to get around." Hal smiled. "If the gods had meant us to ride horses, they never would have given us ships.
”
”
John Flanagan
“
She pictured herself running from a hoard of ravenous zombies on a hot day eventually collapsing from heatstroke and getting devoured. Then she imagined Hal giving a rousing eulogy at her funeral explaining how Kendra's death was a beautiful sacrifice allowing the noble zombies to live on delighting future generations by mindlessly trying to eat them. With her luck it could totally happen.
”
”
Brandon Mull (Grip of the Shadow Plague (Fablehaven, #3))
“
I would not piss on him was he burning in the flames of hell," Grey said politely.
One of Hal's brows flicked upward, but only momentarily.
"Just so," he said dryly. "The question, though, is whether Fraser might be inclined to perform a similar service for you."
Grey placed his cup carefully in the center of the desk.
"Only if he thought I might drown," he said, and went out.
”
”
Diana Gabaldon (The Scottish Prisoner (Lord John Grey, #3))
“
There is nothing to fear, because you cannot fail—only learn, grow, and become better than you’ve ever been before.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
I'm beginning to think that to hope isn't the same as to expect something. To hope is to believe that life is an acceptable chaos.
”
”
Goenawan Mohamad (Pagi dan Hal-Hal yang Dipungut Kembali)
“
Saya harap saya bisa melatih keberanian bicara dengan melatih keberanian bertanya: benarkah pikiran dan dugaan-dugaan saya sendiri?
”
”
Goenawan Mohamad (Pagi dan Hal-Hal yang Dipungut Kembali)
“
Sebuah kebanggan seharusnya mengajarkan kita kembali tentang diri kita sendiri dan hal yang dibanggakan, dan kemudian berpikirlah tentang sebuah kematian yang akan menghampiri.
”
”
Randy Juliansyah Nuvus
“
Meski semua hal itu adalah kenangan menyakitkan, kita baru merasa kehilangan setelah sesuatu itu telah benar-benar pergi, tidak akan mungkin kembali lagi.
”
”
Tere Liye (Pulang)
“
Good morning, Dr. Chandra. This is Hal. I am ready for my first lesson.
”
”
Arthur C. Clarke (2010: Odyssey Two (Space Odyssey #2))
“
Kebenaran paling agung dalam Islam--setelah syahadat--adalah shalat. Siapa yang tidak shalat dia pengkhianat. Dan pemerintahan seorang pengkhianat itu ditolak! (Said Nursi, hal.425)
”
”
Habiburrahman El-Shirazy (Api Tauhid)
“
Hati membutuhkan sesuatu yang menjaganya agar tetap kuat. Dan itu adalah iman dan ketaatan. Juga membutuhkan pemeliharaan dari gangguan yang membahayakannya yaitu dengan menjauhi dosa-dosa, maksiat dan berbagai hal penyimpangan. Perlu juga dihilangkan setiap hal yang rusak daripadanya. Dan hal itu dengan taubat nashuha dan memohon ampun kepada Dzat Yang Maha Mengampuni dosa-dosa.
”
”
ابن قيم الجوزية
“
Lagu-lagu yang ada dalam iPod seseorang itu mengungkapkan banyak hal tentang seseorang; hal-hal yang dia pikirkan, apa yang membuatnya sedih, dan apa yang membuatnya bahagia. Benda itu diisi dengan lagu-lagu yang mewakili perasaan-perasaan itu dalam hidupnya. It’s their soundtrack, the story of their lives.
”
”
Winna Efendi (Melbourne: Rewind)
“
Menegakkan syariat tidak boleh dengan melanggar syariat! Syariat tidak boleh dilanggar dengan memanfaatkannya dan berteriak-teriak demi dia, padahal bukan. Kunci syariat ada bersamaku, yaitu Al-Quran. (Said Nursi, hal.462)
”
”
Habiburrahman El-Shirazy (Api Tauhid)
“
Percayalah, ada hal-hal yang perlu kamu lebih mengerti tentang kehidupan manusia, dan itu tidak semudah yang kamu bayangkan. Manusia terlalu rumit, bila kamu mencoba untuk menjadi manusia, kamu akan kewalahan" Ketika Daun Bercerita [178]
”
”
Maradilla Syachridar
“
Agama, sebaliknya tidak mengklaim untuk jadi petunjuk praktis pengubah dunia. Semangat agama yang paling dasar menimbang hidup sebagai yang masih terdiri dari misteri, memang ada orang agama yang seperti kaum Marxis, menyombong bahwa “segala hal sudah ada jawabnya pada kami”; tapi pernyataan itu menantang makna doa—dan mematikan ruh religius itu sendiri. Sebab dalam doa, kita tahu, kita hanya debu
”
”
Goenawan Mohamad
“
Relieved itu datangnya dari otak tapi perasaan itu dari hati. Walaupun otak kamu bilang itu adalah hal yang melegakan, tapi perasaan sakit itu belum tentu hilang.
”
”
Nina Ardianti (Restart)
“
Bermimpilah, bermimpilah, dengan hal yang demikian hatimu merasa berbahagia, mengapatah akan tidak?
”
”
Raden Adjeng Kartini
“
You cn't be suspicious of a tree, accuse a bird or squirrel of subversion or challenge the ideology of a violet
”
”
Hal Borland
“
A little things mean a lot,banyak hal kecil yang sesungguhnya berarti. Itu yang saya pahami sehingga saya tidak pernah (merasa) berharap lebih dari kewajaran.
”
”
Asma Nadia, dkk.
“
Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta;
Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya.
Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh.
Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu.
Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu.
Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila.
Berhati-hatilah….
Kelak, hidup adalah ketika engkau menjalani hari-hari dengan optimisme. Melakukan hal-hal hebat. Menikmati kebersamaan dengan orang-orang baru. Tergelak dan gembira, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna.
Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan, langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya.
Bersiaplah… Engkau akan mulai merengek kepada Tuhan.
Meminta sesuatu yang mungkin itu telah haram bagimu.
”
”
Tasaro G.K.
“
Suara, nyanyian, musik, gunung, pantai, langit, padang pasir, laut yang membuat mereka indah sesungguhnya hal yang tidak kelihatan. Matahari juga tak bisa ditatap langsung oleh mata, tetapi yang membuatnya indah bukan hal yang bisa ditatap langsung oleh mata kan? Selalu ada sesuatu. Sesuatu yang misterius tetapi sangat bermakna. Itulah yang harus kau temukan… Keindahan bukanlah yang kau dengar atau lihat. Keindahan adalah yang kau rasakan. Jauh sampai ke dalam hati.
”
”
Fahd Pahdepie (Rahim: Sebuah Dongeng Kehidupan)
“
Definisi epistemologis yang paling tepat untuk ilmu, dengan Allah Subhanallahu wa Ta'ala sebagai sumbernya, ialah tibanya (husul) makna (ma'na) sesuatu benda atau objek ilmu ke dalam jiwa. Dengan memandang jiwa sebagai penafsir maka ilmu adalah tibanya (wusul) diri (jiwa) kepada makna sesuatu hal atau suatu objek ilmu.
”
”
Syed Muhammad Naquib al-Attas (Islam and Secularism)
“
Bagi orang-orang yang sedang menyimpan perasaan, ternyata bukan soal besok kiamat saja yang membuatnya panik, susah hati. Cukup hal kecil seperti jaringan komunikasi terputus, genap sudah untuk membuatnya nelangsa.
”
”
Tere Liye (Hujan)
“
Yang indah memang bisa menghibur selama-lamanya, membubuhkan luka selama-lamanya, meskipun puisi dan benda seni bisa lenyap. Ia seakan-akan roh yang hadir dan pergi ketika kata dilupakan dan benda jadi aus.
Tapi apa arti roh tanpa tubuh yang buncah dan terbelah? Keindahan tak bisa jadi total. Ketika ia merangkum total, ia abstrak, dan manusia dan dunia tak akan saling menyapa lagi.
”
”
Goenawan Mohamad (Tuhan & Hal-Hal yang Tak Selesai)
“
Manusia Indonesia tidak jera ditangkap sebagai koruptor, tetapi berpikir besok harus lebih matang strategi korupsinya. Mereka melakukan hal-hal melebihi saran setan dan ajaran iblis, pada saat yang sama bersikap melebihi Tuhan dan Nabi
”
”
Emha Ainun Nadjib
“
Saya melihat tumor itu semacam pemicu untuk saya mencari lebih dalam, mempertemukan saya dengan lebih banyak pengetahuan, membuka mata saya bahwa penyakit bukan sekadar gangguan. Tapi kode. Kode dari tubuh bahwa ada hal dalam hidup kita yang harus dibereskan.
”
”
Dee Lestari (Partikel)
“
Ketika seorang laki-laki dan perempuan menikah, laki-laki itu meminta banyak dari perempuan.
Saya pilih kamu. Tolong pilih saya, untuk menghabiskan sisa hidup kamu. Dan saya akan menghabiskan sisa hidup saya bersama kamu.
Percayakan hidup kamu sama saya. Dan saya penuhi tugas saya padamu, nafkah lahir dan bathin.
Pindahkan baktimu. Tidak lagi baktimu kepada orangtuamu, baktimu sekarang pada saya.
Banyak laki-laki yang saat menikah tidak tahu bahwa mereka meminta ini, banyak juga laki-laki yang bahkan kemudian hari, mencederai tiga hal ini.
”
”
Adhitya Mulya (Sabtu Bersama Bapak)
“
Kita harus ikhtiar untuk memperoleh kehidupan yang abadi di alam yang fana ini. Duduk dengan nyaman dan meminta surga itu tidak mungkin! Aku tidak seberani itu meminta surga dengan duduk nyaman. (Said Nursi, Hal.457)
”
”
Habiburrahman El-Shirazy (Api Tauhid)
“
No," Hal said. "The sea is moving constantly and you have to make little adjustments to keep it going smoothly. You can't take it for granted."
"Just like a friendship," she said smiling. And Hal nodded.
"Maybe that's why the word ends in ship," he said.
”
”
John Flanagan (Scorpion Mountain (Brotherband Chronicles, #5))
“
Boredom is your mind and body’s way of telling you you’re not living up to your potential.
”
”
Hal Sparks
“
I touched the combination lock. I concentrated so hard I felt like I was dead-lifting five hundred pounds. My pulse quickening. A line of sweat trickled down my nose. Finally I felt gears turning. Metal groaned, tumblers clicked, and the bolts popped back. Carefully avoiding the handle, I pried open the door with my fingertips and extracted an unbroken vial of green liquid.
Hal exhaled.
Thalia kissed me on the cheek, which she probably shouldn't haven't done while I was holding a tube of deadly poison.
"You are so good," she said.
Did that make the risk worth? Yeah, pretty much.
”
”
Rick Riordan (The Demigod Diaries (The Heroes of Olympus))
“
Yah, begitulah orang zaman sekarang. Kalau tidak percaya pada hal yang sama dengan mereka, kau setan. Tidak boleh berpikir sama sekali, sepertinya. Saya rasa, mereka rasa, berpikir itu kerjaannya setan! Padahal kita kan disuruh sering-sering berpikir, benar tidak?
”
”
Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (Semua Ikan di Langit)
“
Bolehkah menyatakan kerinduan? Perasaan kepada seseorang?
Tentu saja boleh. Tapi jika kita belum siap untuk mengikatkan diri dalam hubungan yang serius, ikatan yang bahkan oleh negara pun diakui dan dilindungi, maka sampaikanlah perasaan itu pada angin saat menerpa wajah, pada tetes air hujan saat menatap keluar jendela, pada butir nasi saat menatap piring, pada cicak di langit-langit kamar saat sendirian dan tak tahan lagi hingga boleh jadi menangis.
Dan jangan lupa, sampaikanlah perasaan itu pada yang maha menyayangi. Semoga semua kehormatan perasaan kita dibalas dengan sesuatu yang lebih baik. Semua kehati2an, menghindari hal-hal yang dibenci, akan membawa kita pada kesempatan terbaik. Semoga.
”
”
Tere Liye
“
Pagi kau bahagia, siangnya kau merasa tersiksa. Detik ini bahagia, sedetik kemudian merasa nelangsa. Tidak ada bahagia berumur selamanya. Kecuali engkau anggap segala hal adalah kebahagiaan. Senangmu juga susahmu.
”
”
Tasaro G.K. (Tetap Saja Kusebut (Dia) Cinta)
“
Cobalah engkau beranjak dari kursi, pergilah ke cermin. Sejenak saja. Tataplah wajahmu, badanmu, pakaianmu, dan seluruh penampilanmu. Setidaknya engkau bisa menyadari satu hal saja: Bahwa potongan rambutmu yang seperti itu , jenis dan warna baju dan celanamu, juga seluruh benda yang menempel di badanmu-semuanya-adalah sesuatu yang engkau pilih sesuai dengan kesenanganmu.
”
”
Emha Ainun Nadjib (Tuhan Pun "Berpuasa")
“
Your entire life changes the day that you decide you will no longer accept mediocrity for yourself.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
As usual, the note occupied less than a page and included neither salutation nor closing, Uncle Hal's opinion being that since the letter had a direction upon it, the intended recipient was obvious, the seal indicated plainly who had written it, and he did not waste his time in writing to fools.
”
”
Diana Gabaldon (An Echo in the Bone (Outlander, #7))
“
Penulis fiksi tidak bisa menyimpan rahasia. Untuk menyampaikan pesan kepada orang lain, seorang penulis harus bisa membuka dirinya - seluas dan sedalam mungkin - untuk dicela, dicemooh dan dilihat orang. Ini resiko profesi. Fiksi adalah bentuk tulisan paling jujur yang akan pernah kau temui. Imajinasi adalah manifestasi pikiran, iman, serta ketakutan. Tiga hal yang membentuk pribadi manusia. Tanpa imajinasi, kita - penulis - tidak punya apa-apa. ~ Winter Dreams
”
”
Maggie Tiojakin
“
Manusia selalu bertanya-tanya tentang banyak hal. Mengapa kita bertemu, mengapa orang-orang harus berpisah, kenapa beberapa orang tidak bisa bersama, mengapa waktu tak dapat diputar kembali. Apa alasannya, aku tidak tahu. Tapi aku yakin, segala sesuatu beralasan. Unmei, sadame, hitsuzen – nasib, takdir, hal-hal yang tak dapat dihindari, semuanya memiliki peran dalam hidup kita. Mungkin kita tidak mengetahui alasannya sekarang, tapi suatu hari nanti, segalanya akan lebih jelas.” - Tomoki
”
”
Winna Efendi (Tomodachi (SCHOOL, #2))
“
Kesedihan tidak untuk dipampangkan kepada semua orang. Itu adalah sesuatu yang seharusnya diimpit-diindit, diselinapkan di balik lapisan penutup. Karena kesedihan adalah hal yang sangat pribadi, seperti rahasia, harus disembunyikan dari pandang orang lain.
”
”
Nh. Dini
“
Jika masyarakat sudah dibuat tidak meyakini kebenaran ajaran agama, maka yang akan dijadikan pegangan adalah akal manusia semata atau hawa nafsu mereka. Tidak ada standar kebenaran. Pada ketika itulah masyarakat akan terseret ke dalam arus nilai yang serba relatif dan temporal. Kebenaran tergantung pada kesepakatan. Agama tidak diberi hak untuk campur tangan untuk menentukan baik dan buruk di tengah masyarakat. (Hal.17)
”
”
Adian Husaini (Wajah Peradaban Barat: Dari Hegemoni Kristen ke Dominasi Sekuler-Liberal)
“
Misi yang dimaksud adalah ketika kalian melakukan sesuatu hal positif dengan kualitas sangat tinggi dan di saat yang sama menikmati prosesnya. Bila kalian merasakan sangat baik melakukan suatu hal dengan usaha yang minimum, mungkin itu adalah misi hidup yang diberikan Tuhan. Carilah misi kalian masing-masing. Mungkin misi kalian adalah belajar Al-Quran, mungkin menjadi orator, mungkin membaca puisi, mungkin menulis, mungkin apa saja. Temukan dan semoga kalian menjadi orang yang berbahagia.
”
”
Ahmad Fuadi (Negeri 5 Menara)
“
Hari ini kupelajari satu hal lagi tentang kehidupan. Bahwa banyak misteri dan hal-hal serba tidak pasti yang harus kita hadapi dalam hidup ini. Detik ini kita bahagia, belum pasti detik berikutnya bahagia itu berlanjut. Kadang-kadang, ada duka yang menunggu di ujung rasa bahagia yang kita rasa.
”
”
Erwin Arnada (Rumah di Seribu Ombak)
“
Were't not for laughing, I should pity him.
”
”
William Shakespeare (King Henry IV, Part 1)
“
Ibarat manusia tanpa keperibadian, universiti moden tidak mempunyai pusat yang sangat penting dan tetap, tidak ada prinsip-prinsip utama yang tetap, yang menjelaskan tujuan akhirnya. Ia tetap menganggap dirinya memikirkan hal-hal universal dan bahkan menyatakan memiliki fakulti dan jurusan sebagaimana layaknya tubuh suatu organ - tetapi ia tidak memiliki otak, jangan akal (intellect) dan jiwa, kecuali oleh dalam suatu fungsi pengurusan murni untuk pemeliharaan dan perkembangan jasmani. Perkembangannya tidak dibimbing oleh suatu prinsip yang akhir dan tujuan yang jelas, kecuali oleh prinsip nisbi yang mendorong mengejar ilmu tanpa henti dan tujuan yang jelas.
”
”
Syed Muhammad Naquib al-Attas (Islam and Secularism)
“
Ia tidak ingin mendengarnya. Ia tidak mau mengakuinya, tetapi jauh di dalam lubuk hatinya ia tahu ia merasakan hal itu. Tetapi itu perasaan terlarang baginya. Ia tidak boleh merasakannya. Tidak boleh memikirkannya. Lebih mudah bersikap seolah-olah perasaan itu tidak nyata. Jadi itulah yang ia lakukan.
”
”
Ilana Tan (Sunshine Becomes You)
“
Tetapi, orang besar tidak dilahirkan. Orang-orang besar itu ditempa, diukir dan dipersiapkan oleh pendidikan yang baik. Salah satunya adalah tersedianya kesediaan untuk senantiasa menyemangati dengan cinta. Menggerakkan jiwa mereka untuk melakukan kerja besar yang bermakna. Bukan menyibukkan diri dengan kekurangan." (Hal 57, Positive Parenting)
”
”
Fauzil Adhim
“
Turing had pointed out that, if one could carry out a prolonged conversation with a machine—whether by typewriter or microphones was immaterial—without being able to distinguish between its replies and those that a man might give, then the machine was thinking, by any sensible definition of the word. Hal could pass the Turing test with ease. The
”
”
Arthur C. Clarke (2001: A Space Odyssey (Space Odyssey, #1))
“
Kijk,' zei zijn moeder. Ze stond voor het gasstel en wees achter zich op het aanrecht. 'Bedoel je die fles?' vroeg hij. Er stond een fles met donkerrode vloeistof. Op de hals zat een oranje capsule. Hij trad naderbij. 'Wat is dat?' vroeg hij. 'Ik heb een fles wijn gekocht voor vanavond ,' antwoordde ze, een aantal oliebollen uit de braadpan wippend. 'Dat is prachtig,' zei Frits. Hij nam de fles bij de hals op. Er zat een blauw etiket op met een gele rand. 'Bessen-appel,' las hij zacht. 'Bessen-appel,' zei hij bij zichzelf, 'bessen-appel. Help ons, eeuwige, onze God. Zie onze nood. Uit de diepten roepen wij tot u. Verschrikkelijk.
”
”
Gerard Reve (De avonden)
“
..Pamanku yang berjiwa lapang dan merupakan umat Nabi Muhammad yang amat pemurah, menyediakan kopi miskin dalam menu warungnya. Sesekali, secara diam-diam, pamanku menyuruh kami menambahkan gula untuk kopi miskin, karena ia tak sampai hati pada kaum yang papa itu. Namun aneh, pembeli melarat yang telah terbiasa dengan kopi miskin malah tak menyukai hal itu. Pelajaran moral nomor dua puluh dua: kemiskinan susah diberantas karena pelakunya senang menjadi miskin.
”
”
Andrea Hirata (Dwilogi Padang Bulan)
“
Setiap manusia memang terlihat lemah ketika mereka tidak bisa menghadapi masalah kehidupannya, dan terlihat hina ketika mereka menyerah terhadap masalah yang dihadapinya. Hampir pasti sebagian dari manusia yang mampu berfikir itu menyadari hal tersebut, tapi ia enggan untuk mengakui kelemahan dan kehinaannya.
”
”
Randy Juliansyah Nuvus
“
Life begins at the end of your comfort zone. —NEALE DONALD WALSH
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
Before, I loved thee as a brother, John,
But now, I do respect thee as my soul.
”
”
William Shakespeare (King Henry IV, Part 1)
“
Saya tak mengharapkan pahlawan. Orang tak selalu baik, benar, berani. Tapi saya mengagumi tindakan yang baik, benar, berani, biarpun sebentar.
”
”
Goenawan Mohamad (Pagi dan Hal-Hal yang Dipungut Kembali)
“
A snowdrift is a beautiful thing-if it doesn't lie across the path you have to shovel or block the road that leads to your destination.
”
”
Hal Borland
“
Ada sesuatu yang bukan hasil "pikiran", "perasaan", dan "ajaran agama" yang membuat orang berbuat baik untuk orang lain di dunia.
”
”
Goenawan Mohamad (Pagi dan Hal-Hal yang Dipungut Kembali)
“
Our outer world will always be a reflection of our inner world. Our level of success is always going to parallel our level of personal development. Until we dedicate time each day to developing ourselves into the person we need to be to create the life we want, success is always going to be a struggle to attain.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
Next, the secretary advised me to take a seat while she notified the headmaster of my arrival. During those dreadful moments I did everything I could to remain calm. Nervously, I kept patting my foot to the floor and heard each and every tap. Suddenly, shouts of extreme havoc rung out just like the other times! “Oh God no! Jesus, please help me Lawd! I got you, Sir, I got you,” were screams filling the airwaves. The door opened and a battered female raced rightpast me with her hands covering her face. She kept mumbling phrases that shouldn’t be repeated by innocent lips. I couldn’t believe those disgusting words coming out of her baby-sized mouth.
Then damn, another nightmare was possibly moments away. I needed an out and fast. Fearing for my life, I formulated my plan of action. Right before Principal Shellshock steadies his paddle, I was going to blow out all the gas I reserved in my little butt. I was never a fan of the fart game, but I was scheming like a veteran. That’s all I had, and it was my “A game.” My intentions were to rip a good hard one that opens my belt, ruffles my pants, and sends my new shoes flyingacross the room. Then all options would be left to the principal. He could chance tearing into me and losing a lung or take cover and let me go. Punishing me will become a hazard to his health.
For the moment, I felt really good about that notion. I didn’t have much else to cling to, but I was dangerously packing breakfast from Aunt Kathy. Yes, I was sure my stink bomb defense would win that day. According to past reports, I would be the first and only kid at Mitchell Memorial to get on the scoreboard against the headmaster. Make that, Hal “1” and Principal Shell Shock “0.
”
”
Author Harold Phifer (My Bully, My Aunt, & Her Final Gift)
“
Ketika tindakan besar nyaris tak ada, tindakan kecil tak ada salahnya dihargai.
”
”
Goenawan Mohamad (Pagi dan Hal-Hal yang Dipungut Kembali)
“
Even when you have gone as far as you can, and everything hurts, and you are staring at the specter of self-doubt, you can find a bit more strength deep inside you, if you look closely enough.
”
”
Hal Higdon
“
I'd take another chance, take a fall
Take a shot for you
And I need you like a heart needs a beat
But it's nothin new
I loved you with a fire red-
Now it's turning blue, and you say...
"Sorry" like the angel heaven let me think was you
But I'm afraid...
It's too late to apologize,
”
”
Hal Leonard (OneRepublic - Dreaming Out Loud Piano, Vocal and Guitar Chords)
“
You’ve got to wake up every morning with determination if you’re going to go to bed with satisfaction. —GEORGE LORIMER
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
Mengingat kesewenang-wenangan masa lalu tak berarti dibelenggu masa lalu. Kita ingin memperbaiki masa depan.
”
”
Goenawan Mohamad (Pagi dan Hal-Hal yang Dipungut Kembali)
“
There was so much to learn and it was all fun. But the best part was getting a laugh from an audience. That was like drowning in candy.
”
”
Hal Holbrook (Harold: The Boy Who Became Mark Twain)
“
One of the saddest things in life is to get to the end and look back in regret, knowing that you could have been, done, and had so much more.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
Namun satu hal pasti yang dapat kutarik kesimpulan dari semua ini, paling tidak untuk diriku sendiri, adalah: beranilah bermimpi! Beranilah memiliki keinginan! Walau pikiran sadar kita menafikan kemungkinan-kemungkinan itu, tetap beranilah menetapkan tujuan. Karena nyatanya, ketika kita berani memutuskan untuk menggapai mimpi kita, alam bawah sadar kita justru bekerja membantu kemungkinan-kemungkinan mimpi tersebut menjadi kenyataan. Dengan dan lewat cara yang tak pernah kita duga sebelumnya.
”
”
Daniel Mahendra
“
Saya mengetahui malam selalu datang dengan gelap dan ketenangan, sayapun juga mengetahui adanya cahaya dan kebisingan disaat pagi hingga senja dan akhirnya kembali datang malam ditemani tiupan angin yang sunyi. Saat itu saya belajar tentang keseimbangan hidup. Belajar tentang banyak hal yang terjadi diantara kedua hal tersebut. Sunyi dan kebisingan, keduanya selalu mendampingi walau mereka berada hampir selalu berjauhan. Senja tahu tentang kepenatan dan rasa bosan yang diciptakan oleh kebisingan yang memuakan, senjapun juga sempat menyaksikan kebahagian yang diciptakan oleh sunyi walau sebentar tetapi itu sangat indah karna senja berwujud cantik selalu berwarna jingga berkilau emas diiringi sinari matahari yang tenggelam untuk tertidur.
”
”
Randy Juliansyah Nuvus
“
Kalau cinta diibaratkan seperti secangkir kopi hitam reguler, yang natural, seperti habitnya black coffee, cinta dengan obsesi yang mengkronis seperti secangkir capuccino—perpaduan espresso (ekstrak kopi yang lebih kuat, sekuat keyakinan yang membuat sebuah obesesi menjadi penyakit menahun) dan susu (hal-hal indah dan manis yang sesekali terjadi, tapi justru memperkuat perasaan itu)..
”
”
Icha Rahmanti
“
Natsu tidak tertawa. ”Aku tidak pernah mengucapkan kalimat itu sebelumnya,” Natsu berkata, suaranya rendah. ”Aku selalu menunggu, sampai seseorang mengatakannya kepadaku – aku mencintaimu, Natsu – lalu aku akan menjawab, aku juga mencintaimu.” Natsu menarik nafas dan menghembuskannya pelan-pelan, seakan malu telah mengucapkan sebuah rahasia kepadaku. ”Menurutku itu hal paling indah yang bisa terjadi padaku. Aku bodoh ya?
”
”
Winna Efendi (Ai)
“
Mind yourself in that guardroom," Gilan told him. Thorn grinned cheerfully. He never had any stomach butterflies before a fight. "I plan to be subtle," he said.
Gilan looked at him, his head tilted curiously. "How's that?"
"Once we go through that door, I'll bash anything that moves. And if they don't move, Stig will bash them."
"You have a strange concept of subtle," Gilan said.
Thorn's grin grew wider, "So I've been told.
”
”
John Flanagan (Slaves of Socorro (Brotherband Chronicles, #4))
“
The very fact of being human panics us into the most grotesque play-acting imaginable; and we deal in absurdities to keep life from being a total waste, like one constant jacking-off party.
”
”
Hal Bennett (Lord of Dark Places)
“
Never believe it, Hal. Never believe your own lies.
Because superstition was a trap – that was what she had learned, in the years of plying her trade on the pier. Touching wood, crossing fingers, counting magpies – they were all lies, all of them. False promises designed to give the illusion of control and meaning in a world in which the only destiny came from yourself. You can't predict the future, Hal knew.
”
”
Ruth Ware (The Death of Mrs. Westaway)
“
Research has shown that we virtually become like the average of the five people we spend the most time with. Who you spend your time with may be the single most determining factor in the person you become and in your quality of life. If you are surrounded with lazy, weak-minded, excuse-making people, you’ll inevitably become like them. Spend time with positive, successful achievers and inevitably their attitudes and successful habits will reflect on you. You’ll become more and more like them.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
Here and there one sees the blush of wild rose haws or the warmth of orange fruit on the bittersweet, and back in the woods is the occasional twinkle of partridgeberries. But they are the gem stones, the rare decorations which make the grays, the browns and the greens seem even more quiet, more completely at rest.
”
”
Hal Borland (Seasons)
“
We must embrace the fact that if we don’t commit to thinking and living differently than most people now, we are setting ourselves up to endure a life of mediocrity, struggle, failure and regret—just like most people.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
Inilah yang dulu kukatakan, dalam hidup segala hal mestilah dilakukan pada batas kewajaran. Karena keselamatan berada di tengah antara dua hal yang saling berlawanan. Jadi keselamatan adalah jalan tengah, atau kewajaran atau keberimbangan. Yang kita saksikan akhir-akhir ini adalah kehidupan yang serba tidak wajar, melampaui batas. Dan kehidupan takkan kembali berimbang sebelum dia mengalami akibat ketidakwajaran itu. E, anakku, cucuku, kita sendiri telah ikut-ikutan lupa.
”
”
Ahmad Tohari (Ronggeng Dukuh Paruk)
“
How’d this happen?” Melody asked in a stunned whisper. She never expected to fall in love and certainly not this swiftly or with this much finality. “We just met.”
“I don’t believe that,” Clay argued as he turned her palm over in his and traced the lines of it with the pad of his finger. “I’m pretty sure we’ve known each other forever. Seeing you the first time was like coming home, and there ain’t been anything to happen since that’s disabused me of the notion.”
“Yeah,” Melody agreed, the bright skyline blurring to a sea of vibrant color. She remembered seeing Clay in Hal’s Diner the first time. Alone and eating his turkey, she’d been compelled to reach out to him. “Do you really believe in soul mates?”
“I do now.
”
”
Kele Moon (Defying the Odds (Battered Hearts, #1))
“
Sembilan itu adalah angka yang baik untuk melambangkan betapa bernilai & berharganya sesuatu yaitu Diri Kita. Angka itu berada di atas rata-rata, tetapi masih menyisahkan ruang untuk terus mendekati Kesempurnaan. Angka 9 masih akan terus mencari perbaikan diri untuk mencapai 10. Itu yang akan membuatnya terus bergerak, melakukan hal yang lebih dari waktu ke waktu… 9 memiliki bagian atas yang yang membentuk lingkaran dan itu adalah ruang pribadi bagi setiap orang. Seperti sebuah tempat untuk menyimpan keyakinan yang tidak akan terganggu. Sementara buntut di bawahnya adalah ruang terbuka, tempat orang bisa terus mengasah dirinya untuk menerima wawasan dan pengetahuan baru, serta akhirnya membuat dirinya terus menerus termotivasi untuk bisa lebih baik lagi. Dan 9 adalah Nilai buat seseorang yang terus membawa impiannya dengan semangat Matahari…
”
”
Adenita (9 Matahari)
“
It's all Irish politics."
Hal looked at me sharply and shook a finger in my face. "That's bloody dangerous, getting involved in that. You be careful."
I gaped at Hal. "I can't believe you just said that to me."
"What?" Hal protested, shrugging his shoulders and looking aggrieved.
"I called to ask Gunnar for help with the Bacchants yesterday and he shut me down. No well-wishing, no pleas to be careful, nothing. So now we're dealing with the aftermath of what happens when I try to go it alone, , and you tell me to be careful about Irish politics?"
"Well, I know precisely where Gunnar's coming from. It's not our job to keep the magical peace."
"Neither is it mine."
”
”
Kevin Hearne (Hexed (The Iron Druid Chronicles, #2))
“
.... Dan semua itu berjalan dari detik ke detik, hari ke hari. Akhirnya orang jadi biasa juga dengan keadaannya. Dan mereka, yang tidak kena kerja paksa, tidur sehari-harian, atau berjalan-jalan mengedari pelataran dalam yang sempit itu, mengelamun, berangan-angan. Ya itu pun berjalan saja dan berjalan saja. Kadang-kadang orang tak sempat menginsyafi apa sesungguhnya yang telah dialami sehari-harian. Tapi dengan pasti hidupnya telah gompal sejam demi sejam. Kadang-kadang orang tidak sempat mengenangkan hari-depannya. Orang lebih suka memikirkan hal-hal yang dekat-dekat: makan, buang air, nyanyi, mengobrol tak berkeputusan, memaki-maki, atau mengaduh dengan tiada maksud. Atau-orang memikirkan sesuatu yang jauh, yang besar, yang takkan tercapai oleh tenaga dan tangan manusia-terutama sekali manusia yang dipenjarakan.
Kemudian..
Kemudian semua berjalan saja. Berjalan saja. Berjalan saja. Juga umur manusia berjalan mendekati akhirnya. Juga balatentara kedua belah pihak berjalan mendekati keruntuhan atau kemenangannya. Dan tak ada tangan manusia yang kuasaa membatalkan proses itu ...
”
”
Pramoedya Ananta Toer (Mereka Yang Dilumpuhkan)
“
Unless hours were cups of sack, and minutes capons, and clocks the tongues of bawds, and dials the signs of leaping-houses, and the blessed sun himself a fair hot wench in flame-colored taffeta, I see no reason why thou shouldst be so superfluous to demand the time of the day.
”
”
William Shakespeare (King Henry IV, Part 1)
“
Kita tak ingin selama-lamanya berada di bawah pemerintahan satu orang selama puluhan tahun, Laut. Hanya di negara diktatorial satu orang bisa memerintah begitu lama...seluruh Indonesia dianggap milik keluarga dan kroninya. Mungkin kita hanya nyamuk-nyamuk pengganggu bagi mereka. Kerikil dalam sepatu mereka. Tapi aku tahu satu hal: kita harus mengguncang mereka. Kita harus mengguncang masyarakat yang pasif, malas, dan putus asa agar mereka mau ikut memperbaiki negeri yang sungguh korup dan berantakan ini, yang sangat tidak menghargai kemanusiaan ini, Laut.
Kinan
”
”
Leila S. Chudori (Laut Bercerita)
“
Manakah yang besar penderitaan kita dengan penderitaan Nabi Adam? Yang di dalam surga bersenang-senang dengan istrinya, lalu disuruh ke luar. Dan manakah yang susah penderitaan kita dengan penderitaan Nabi Nuh, yang menyeru umat kepada Islam, padahal anaknya sendiri tidak mau mengikuti? Sehingga seketika disuruh Tuhan segala ahli kerabatnya naik perahu, anak itu tidak ikut. Malah ikut karam dengam orang banyak di dalam gulungan banjir. Di hadapan matanya! Dan kemudian datang pula vonis Tuhan bahwa anak itu bukan keluarganya.
Pernahkah kita lihat cobaan serupa yang ditanggung Ibrahim? Disuruh menyembelih anak untuk ujian, ke manakah dia lebih cinta, kepada Tuhannyakah atau kepada anaknya?
Yakub dipisahkan dari Yusufnya.
Yusuf diperdayakan seorang perempuan.
Ayub ditimpa penyakit yang parah.
Daud dan Sulaiman kena bermacam-macam fitnah. Demikian juga Zakaria dan Yahya. Yang memberikan jiwa mereka untuk korban keyakinan. Isa al-Masih pun demikian pula. Muhammad lebih-lebih lagi.
Pernahkah mereka mengeluh?
Tidak, karena mereka yakin bahwa kepercayaan kepada Tuhan menghendaki perjuangan dan keteguhan. Mereka tidak menuntut kemenangan lahir. Sebab mereka menang terus.
Mereka memikul beban seberat itu, menjadi Rasul Allah, memikul perintah Tuhan karena cintakan manusia. Oleh karena itu mereka tempuh kesusahan, pertama membuktikan cinta akan Tuhan, kedua menggembleng batin, ketiga karna rahim yang sayang dan segenap umat.hal. 79
”
”
Hamka
“
Psycholinguists argue about whether language reflects our perception of reality or helps create them. I am in the latter camp. Take the names we give the animals we eat. The Patagonian toothfish is a prehistoric-looking creature with teeth like needles and bulging yellowish eyes that lives in deep waters off the coast of South America. It did not catch on with sophisticated foodies until an enterprising Los Angeles importer renamed it the considerably more palatable "Chilean sea bass.
”
”
Hal Herzog (Some We Love, Some We Hate, Some We Eat: Why It's So Hard to Think Straight About Animals)
“
How you wake up each day and your morning routine (or lack thereof) dramatically affects your levels of success in every single area of your life. Focused, productive, successful mornings generate focused, productive, successful days—which inevitably create a successful life—in the same way that unfocused, unproductive, and mediocre mornings generate unfocused, unproductive, and mediocre days, and ultimately a mediocre quality of life. By simply changing the way you wake up in the morning, you can transform any area of your life, faster than you ever thought possible.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
The inconsistencies that haunt our relationships with animals also result from the quirks of human cognition. We like to think of ourselves as the rational species. But research in cognitive psychology and behavioral economics shows that our thinking and behavior are often completely illogical. In one study, for example, groups of people were independently asked how much they would give to prevent waterfowl from being killed in polluted oil ponds. On average, the subjects said they would pay $80 to save 2,000 birds, $78 to save 20,000 birds, and $88 to save 200,000 birds. Sometimes animals act more logically than people do; a recent study found that when picking a new home, the decisions of ant colonies were more rational than those of human house-hunters.
What is it about human psychology that makes it so difficult for us to think consistently about animals? The paradoxes that plague our interactions with other species are due to the fact that much of our thinking is a mire of instinct, learning, language, culture, intuition, and our reliance on mental shortcuts.
”
”
Hal Herzog (Some We Love, Some We Hate, Some We Eat: Why It's So Hard to Think Straight About Animals)
“
Did you get me that movie about Genghis Khan?
'It's in the Netflix queue, but that's not the surprise. You don't need to worry, it'll be something good. I just don't want you to feel depressed about going home.'
Oh, I won't. But it would be cool to have a stream like this in the backyard. Can you make one?
'Ummm... no.'
I figured. Can't blame a hound for trying.
Oberon was indeed surprised when we got back home to Tempe. Hal had made the arrangements for me and Oberon perked up as soon as we were dropped off by the shuttle from the car rental company.
'Hey, smells like someone's in my territory,' he said.
'Nobody could be here without my permission, you know that.'
'Flidais did it.'
'That isn't Flidais you smell, believe me.'
I opened the front door, and Oberon immediately ran to the kitchen window that gazed upon the backyard. He barked joyously when he saw what was waiting for him there.
'French poodles! All black and curly with poofy little tails!'
'And every one of them in heat.'
'Oh, WOW! Thanks Atticus! I can't wait to sniff their asses!'
He bounded over to the door and pawed at it because the doggie door was closed to prevent the poodles from entering.
'You earned it, buddy. Hold on, get down off the door so I can open it for you, and be careful, don't hurt any of them.'
I opened the door, expecting him to bolt through it and dive into his own personal canine harem, but instead he took one step and stopped, looking up at me with a mournful expression, his ears drooping and a tiny whine escaping his snout.
'Only five?
”
”
Kevin Hearne (Hounded (The Iron Druid Chronicles, #1))
“
Dunia, menurut Tuan, adalah sebuah model kartografi. Tuan dengan kalem dan konsisten berbicara tentang "ekstrem kiri" dan ekstrem kanan" dan sesuatu yang di tengah-tengah, tentang "barat" dan "timur", "utara" dan "selatan", "kafir" dan "beriman" dan "orang-orang yang ragu" dan sebagainya. Bagi Tuan dunia bisa digambar dengan jelas, bukan karena kita menyederhanakan soal, tetapi karena kita manusia, mau tak mau menyusunnya dalam konsep-konsep. Manusia adalah makhlkuk yang membentuk kategori. (dan) apakah bahasa sebenarnya, kalau bukan sesuatu yang terdiri dari konsep, pengelompokkan, dan penggolongan, karena ada kejelasan? Saya selalu kagum dengan semua itu. Tapi bagaiana dengan hal-hal yang acak, yang kebetulan, yang kecil-kecil yang tidak bisa dimasukkan dalam kategori-kategori? (maka kita harus) rendah hati, menerima kehadiran dunia dengan segala keacakannya, kerumitannya yang tidak selamanya bisa takluk kepada imperialisme konseptual. Tapi, tentu kita pun bertanya, bagaimana dengan itu kita akan mengubah dunia?
”
”
Goenawan Mohamad (Catatan Pinggir 4)
“
The Herons! The Herons!
The mighty, fighting Herons!
No other Brotherband you'll see
Is even half as darin'
We sailed away from Hallasholm, we had to be real quick,
For Kloof had eaten Erak's ax and chewed his walking stick.
We sailed across the Stormwite and we struck a mighty storm.
We had to wear our woolly caps to keep us nice and warm.
We sailed around Cape Shelter and then south to Araluen.
We called upon the people there to find out what was doin'.
We chased an evil slaver to the market of Socorro.
"We can't rescue them tonight," said Hal. "We'll get them out tomorrow."
Lydia and the Ranger burned the market to the ground.
The rest of us, we freed the slaves then headed out of town.
The Herons! The Herons!
The mighty, fighting Herons!
No other Brotherband you'll see
Is even half as darin'
The slave master named Mahmel was a nasty kind of thug,
So Stiggy dropped a rock and crushed him like a bug.
We sailed back to Cresthaven and we set the captives free.
King Duncan said, "Well done, my lads, you're just the boys for me.
My Ranger Gilan has to go hunt down some assassins
So go along with him and give these wicked types a thrashin'."
A pirate galley barred our way. We quickly overtook 'em.
And Ingvar led the charge aboard to stab and chop and hook 'em.
We beat the Tualaghi and the Scorpions as well.
The Ranger stuck his saxe into the leader, the Shurmel.
When all the assassins threw a fit of wild hysterics,
Hal grabbed up the Shurmel's staff and brought it back for Erak.
The Herons! The Herons!
The mighty, fighting Herons!
No other Brotherband you'll see
Is even half as darin
”
”
John Flanagan
“
My little brother's greatest fear was that the one person who meant so much to him would go away. He loved Lindsey and Grandma Lynn and Samuel and Hal, but my father kept him stepping lightly, son gingerly monitoring father every morning and every evening as if, without such vigilance, he would lose him.
We stood- the dead child and the living- on either side of my father, both wanting the same thing. To have him to ourselves forver. To please us both was an impossibility.
...
'Please don't let Daddy die, Susie,' he whispered. 'I need him.'
When I left my brother, I walked out past the gazebo and under the lights hanging down like berries, and I saw the brick paths branching out as I advanced.
I walked until the bricks turned to flat stones and then to small, sharp rocks and then to nothing but churned earth for miles adn miles around me. I stood there. I had been in heaven long enough to know that something would be revealed. And as the light began to fade and the sky to turn a dark, sweet blue as it had on the night of my death, I saw something walking into view, so far away I could not at first make out if it was man or woman, child or adult. But as moonlight reached this figure I could make out a man and, frightened now, my breathing shallow, I raced just far enough to see. Was it my father? Was it what I had wanted all this time so deperately?
'Susie,' the man said as I approached and then stopped a few feet from where he stood. He raised his arms up toward me.
'Remember?' he said.
I found myself small again, age six and in a living room in Illinois. Now, as I had done then, I placed my feet on top of his feet.
'Granddaddy,' I said.
And because we were all alone and both in heaven, I was light enough to move as I had moved when I was six and in a living room in Illinois. Now, as I had done then, I placed my feet on top of his feet.
'Granddaddy,' I said.
And because we were all alone and both in heaven, I was light enough to move as I had moved when I was six and he was fifty-six and my father had taken us to visit. We danced so slowly to a song that on Earth had always made my grandfather cry.
'Do you remember?' he asked.
'Barber!'
'Adagio for Strings,' he said.
But as we danced and spun- none of the herky-jerky awkwardness of Earth- what I remembered was how I'd found him crying to this music and asked him why.
'Sometimes you cry,' Susie, even when someone you love has been gone a long time.' He had held me against him then, just briefly, and then I had run outside to play again with Lindsey in what seemed like my grandfather's huge backyard.
We didn't speak any more that night, but we danced for hours in that timeless blue light. I knew as we danced that something was happening on Earth and in heaven. A shifting. The sort of slow-to-sudden movement that we'd read about in science class one year. Seismic, impossible, a rending and tearing of time and space. I pressed myself into my grandfather's chest and smelled the old-man smell of him, the mothball version of my own father, the blood on Earth, the sky in heaven. The kumquat, skunk, grade-A tobacco.
When the music stopped, it cold have been forever since we'd begun. My grandfateher took a step back, and the light grew yellow at his back.
'I'm going,' he said.
'Where?' I asked.
'Don't worry, sweetheart. You're so close.'
He turned and walked away, disappearing rapidly into spots and dust. Infinity.
”
”
Alice Sebold
“
Every time you choose to do the easy thing, instead of the right thing, you are shaping your identity, becoming the type of person who does what’s easy, rather than what’s right. On the other hand, when you do choose to do the right thing and follow through with your commitments—especially when you don’t feel like it—you are developing the extraordinary discipline (which most people never develop) necessary for creating extraordinary results in your life. As my good friend, Peter Voogd, often teaches his clients: “Discipline creates lifestyle.” For example, when the alarm clock goes off, and we hit the snooze button (the easy thing), most people mistakenly assume that this action is only affecting that moment. The reality is that this type of action is
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)
“
In the writings of many contemporary psychics and mystics (e.g., Gopi Krishna, Shri Rajneesh, Frannie Steiger, John White, Hal Lindsay, and several dozen others whose names I have mercifully forgotten) there is a repeated prediction that the Earth is about to be afflicted with unprecedented calamities, including every possible type of natural catastrophe from Earthquakes to pole shifts. Most of humanity will be destroyed, these seers inform us cheerfully. This cataclysm is referred to, by many of them, as "the Great Purification" or "the Great Cleansing," and is supposed to be a punishment for our sins.
I find the morality and theology of this Doomsday Brigade highly questionable. A large part of the Native American population was exterminated in the 19th century; I cannot regard that as a "Great Cleansing" or believe that the Indians were being punished for their sins. Nor can I think of Hitler's death camps, or Hiroshima or Nagasaki, as "Great Purifications." And I can't make myself believe that the millions killed by plagues, cancers, natural catastrophes, etc., throughout history were all singled out by some Cosmic Intelligence for punishment, while the survivors were preserved due to their virtues. To accept the idea of "God" implicit in such views is logically to hold that everybody hit by a car deserved it, and we should not try to get him to a hospital and save his life, since "God" wants him dead.
I don't know who are the worst sinners on this planet, but I am quite sure that if a Higher Intelligence wanted to exterminate them, It would find a very precise method of locating each one separately. After all, even Lee Harvey Oswald -- assuming the official version of the Kennedy assassination -- only hit one innocent bystander while aiming at JFK. To assume that Divinity would employ earthquakes and pole shifts to "get" (say) Richard Nixon, carelessly murdering millions of innocent children and harmless old ladies and dogs and cats in the process, is absolutely and ineluctably to state that your idea of God is of a cosmic imbecile.
”
”
Robert Anton Wilson
“
Ada luka sumbing serupa gempil bibir poci di hati semua orang. Cacat yang berusaha keras mereka sembunyikan dari dunia. Tapi tak semestinya kita mengenakan topeng hanya demi menutup secebis luka. Tak semua hal mesti kita cerna dengan tatapan mata curiga serupa itu. Maka dari itu, coba dengarkan apa kata Bundamu ini, Nak. Manusia tak perlu harus jadi sempurna agar ia dihargai. Sebagaimana keindahan bisa muncul dari hal kecil dan sederhana. Termasuk apa yang tampak pada selembar kain batik yang lusuh atau cangkir teh yang somplak ujungnya.
Kita bisa belajar dari kintsugi, menjadi bijak tanpa harus bergegas menjadi tua; bagaimana menorehkan pernis emas pada sebuah cawan tembikar yang terlanjur retak. Betapa sesungguhnya, sebuah guci porselen yang jatuh, pecah dan bahkan rusak tak berarti kehilangan semua nilai yang dimilikinya. Ketidaksempurnaan tidak akan mengecilkan arti dirimu. Sebab hanya ketangguhanmu melewati bukit penderitaanlah yang akan membuatmu menemukan cahaya kebahagiaan yang sesungguhnya.
Bagaimana kamu bisa belajar menghargai kekurangan pada diri sendiri. Bagaimana kamu bisa menerima kesalahan dan bahkan kegagalan. Sebagaimana alam memaknai wabi sabi, ketidak sempurnaan bukan sesuatu yang harus ditolak atau disangkal. Ia mesti disambut sebagai air telaga yang jernih, kesegaran embun di pagi hari, atau aroma petrichor di musim penghujan.
Setiap kali engkau jatuh dan menjadi rapuh, engkau bisa merangkaikan kembali serpihan serpihan hatimu. Tak akan pernah kehilangan tujuan yang engkau perjuangkan. Sebab setiap bekas luka seperti juga keringat dan airmata, adalah permata yang lahir dari segenap jerih payahmu. Ia terlalu berharga untuk kamu sia siakan. Manik manik gemerlap yang dapat engkau rangkai menjadi perhiasan unik nan cantik yang akan selamanya jadi milikmu.
Jangan pernah takut terantuk batu.
Jangan sekalinya jeri dicerca burung. Jangan merasa ngeri terempas badai. Sebab saat nanti engkau sampai ke puncak, kau akan bisa melihat dunia sebagai miniatur lanskap yang permai dan elok untuk dikenang. Karena demikianlah semestinya hidup, ia adalah keindahan yang tercipta dari kekurangan dan ketidaksempurnaan diri kita.
”
”
Titon Rahmawan
“
It’s of some interest that the lively arts of the millennial U.S.A. treat anhedonia and internal emptiness as hip and cool. It’s maybe the vestiges of the Romantic glorification of Weltschmerz, which means world-weariness or hip ennui. Maybe it’s the fact that most of the arts here are produced by world-weary and sophisticated older people and then consumed by younger people who not only consume art but study it for clues on how to be cool, hip — and keep in mind that, for kids and younger people, to be hip and cool is the same as to be admired and accepted and included and so Unalone. Forget so-called peer-pressure. It’s more like peer-hunger. No? We enter a spiritual puberty where we snap to the fact that the great transcendent horror is loneliness, excluded encagement in the self. Once we’ve hit this age, we will now give or take anything, wear any mask, to fit, be part-of, not be Alone, we young. The U.S. arts are our guide to inclusion. A how-to. We are shown how to fashion masks of ennui and jaded irony at a young age where the face is fictile enough to assume the shape of whatever it wears. And then it’s stuck there, the weary cynicism that saves us from gooey sentiment and unsophisticated naïveté. Sentiment equals naïveté on this continent (at least since the Reconfiguration). One of the things sophisticated viewers have always liked about J. O. Incandenza’s The American Century as Seen Through a Brick is its unsubtle thesis that naïveté is the last true terrible sin in the theology of millennial America. And since sin is the sort of thing that can be talked about only figuratively, it’s natural that Himself’s dark little cartridge was mostly about a myth, viz. that queerly persistent U.S. myth that cynicism and naïveté are mutually exclusive. Hal, who’s empty but not dumb, theorizes privately that what passes for hip cynical transcendence of sentiment is really some kind of fear of being really human, since to be really human (at least as he conceptualizes it) is probably to be unavoidably sentimental and naïve and goo-prone and generally pathetic, is to be in some basic interior way forever infantile, some sort of not-quite-right-looking infant dragging itself anaclitically around the map, with big wet eyes and froggy-soft skin, huge skull, gooey drool. One of the really American things about Hal, probably, is the way he despises what it is he’s really lonely for: this hideous internal self, incontinent of sentiment and need, that pules and writhes just under the hip empty mask, anhedonia. 281
281 - This had been one of Hal’s deepest and most pregnant abstractions, one he’d come up with once while getting secretly high in the Pump Room. That we’re all lonely for something we don’t know we’re lonely for. How else to explain the curious feeling that he goes around feeling like he misses somebody he’s never even met? Without the universalizing abstraction, the feeling would make no sense.
”
”
David Foster Wallace (Infinite Jest)
“
Rearview Mirror Syndrome One of the most crippling causes of mediocrity in life is a condition I call Rearview Mirror Syndrome (RMS). Our subconscious minds are equipped with a self-limiting rearview mirror, through which we continuously relive and recreate our past. We mistakenly believe that who we were is who we are, thus limiting our true potential in the present, based on the limitations of our past. As a result, we filter every choice we make—from what time we will wake up in the morning to which goals we will set to what we allow ourselves to consider possible for our lives—through the limitations of our past experiences. We want to create a better life, but sometimes we don’t know how to see it any other way than how it’s always been. Research shows that on any given day, the average person thinks somewhere between 50,000 and 60,000 thoughts. The problem is that ninety-five percent of our thoughts are the same as the ones we thought the day before, and the day before that, and the day before that. It’s no wonder most people go through life, day after day, month after month, year after year, and never change the quality of their lives. Like old, worn baggage, we carry stress, fear, and worry from yesterday with us into today. When presented with opportunities, we quickly check our rearview mirror to assess our past capabilities. “No, I’ve never done anything like that before. I’ve never achieved at that level. In fact, I’ve failed, time and time again.” When presented with adversity, we go back to our trusty rearview mirror for guidance on how to respond. “Yep, just my luck. This crap always happens to me. I’m just going to give up; that’s what I’ve always done when things get too difficult.” If you are to move beyond your past and transcend your limitations, you must stop living out of your rearview mirror and start imagining a life of limitless possibilities. Accept the paradigm: my past does not equal my future. Talk to yourself in a way that inspires confidence that not only is anything possible, but that you are capable and committed to making it so. It’s not even necessary to believe it at first. In fact, you probably won’t believe it. You might find it uncomfortable and that you resist doing it. That’s okay. Repeat it to yourself anyway, and your subconscious mind will begin to absorb the positive self-affirmations. (More on how to do this in Chapter 6: The Life S.A.V.E.R.S.) Don’t place unnecessary limitations on what you want for your life. Think bigger than you’ve allowed yourself to think up until this point. Get clear on what you truly want, condition yourself to the belief that it’s possible by focusing on and affirming it every day, and then consistently move in the direction of your vision until it becomes your reality. There is nothing to fear, because you cannot fail—only learn, grow, and become better than you’ve ever been before. Always remember that where you are is a result of who you were, but where you go depends entirely on who you choose to be, from this moment on.
”
”
Hal Elrod (The Miracle Morning: The Not-So-Obvious Secret Guaranteed to Transform Your Life: Before 8AM)